Tutup Iklan -->
Naik Peringkat, Akuntabilitas Kinerja Pemkab Wonogiri Terbaik Ketiga Se-Jateng
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (kiri), menerima plakat nilai SAKIP 2019 dari Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo, di Hotel Tentrem, Jogja, Senin (24/2/2020)).Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (kiri), menerima plakat nilai SAKIP 2019 dari Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo, di Hotel Tentrem, Jogja, Senin (24/2/2020)).

Solopos.com, WONOGIRI -- Nilai akuntabilitas kinerja Pemkab Wonogiri 2019 naik satu peringkat dibanding 2018. Wonogiri menempati posisi terbaik ketiga se-Jawa Tengah (Jateng).

Peringkat Wonogiri jauh lebih baik daripada kabupaten tetangga, Sukoharjo, yang justru terendah se-Jateng.

Akuntabilitas instansi pemerintah dinilai Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Dasarnya PP No. 8/2008 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 29/2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Aktivitas Lawang Sewu Kata Gadis Indigo Tak Pernah Usai

Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, menyerahkan hasil evaluasi penilaian SAKIP kepada Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, di Hotel Tentrem, Jogja, Senin (24/2/2020).

Berdasar hasil evaluasi, akuntabilitas kinerja Pemkab Wonogiri 2019 mendapat nilai 73,07 atau predikat BB.

Capaian itu menempatkan Wonogiri menjadi terbaik ketiga se-Jateng setelah Cilacap dan Banyumas. Nilai itu merupakan akumulasi dari penilaian lima komponen.

Kelimanya yakni perencanaan kinerja 22,45 dari bobot 30; pengukuran kinerja 18,33 dari bobot 25; dan pelaporan kinerja 12,13 dari bobot 15.

Selain itu evaluasi internal 8,31 dari bobot 10 dan capaian kinerja 11,85 dari bobot 20.

Didukung 6 Parpol dan Tim Independen, Joswi Pede Tatap Pilkada Sukoharjo 2020

Nilai akuntabilitas kinerja Pemkab Wonogiri 2019 naik 2,64 poin dibanding 2018. Tahun lalu Wonogiri mendapat nilai 70,43 atau predikat BB.

Kenaikan poin itu membuat posisi Wonogiri naik satu peringkat daripada 2018.

Sebelumnya Wonogiri terbaik keempat setelah Cilacap, Kota Pekalongan, dan Banyumas.

Dalam lingkup Soloraya, nilai Wonogiri terbaik pertama, jauh meninggalkan daerah lain.

Akuntabilitas kinerja Pemkot Solo mendapat nilai 68,74 (peringkat kelima); Boyolali 67,13 (peringkat ketujuh).

Jembatan Pusung Boyolali Mulai Diperbaiki, 2 Crane Disiapkan Untuk Angkat Pelat

Selanjutnya Karanganyar 65,02 (peringkat ke-14); Sragen 61,99 (peringkat ke-25); Klaten 61,32 (peringkat ke-29); dan Sukoharjo 57,84 (terendah se-Jateng).

Posisi Sukoharjo sama dengan 2018 karena nilainya hanya meningkat 0,83 poin. Saat itu Sukoharjo mendapat nilai 57,01.

Kabag Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Mursid Suroto, menyampaikan capaian itu menunjukkan Pemkab Wonogiri efektif dan efisien dalam menggunakan anggaran.

Hal itu juga berarti Pemkab Wonogiri sudah berorientasi pada outcome atau hasil yang dapat dirasakan masyarakat dalam merencanakan dan merealisasikan program.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho