Nah Lho...Debat Bukan untuk Mencari Kemenangan, tapi Mencari Kebenaran

Sebagai seorang muslim sudah seharusnya menjaga akhlak untuk berbuat baik termasuk dalam berdebat. Islam tidak melarang untuk melakukan debat, namun debat telah diatur dengan ketentuan Islam untuk membatasi perdebatan.

Nah Lho...Debat Bukan untuk Mencari Kemenangan, tapi Mencari Kebenaran

SOLOPOS.COM - Berdebat tidak untuk mencari kemenangan, tapi mencari kebenaran. (dok)

Solopos.com, SOLO – Sebagai seorang muslim sudah seharusnya menjaga akhlak untuk berbuat baik termasuk dalam berdebat. Islam tidak melarang untuk melakukan debat, namun debat telah diatur dengan ketentuan Islam untuk membatasi perdebatan.

Dalam debat atau diskusi hanya diperbolehkan membahas suatu hal yang menghasilkan dan tidak ada larangan dari Allah. Berdebat seharusnya menjauhkan perkara yang dilarang seperti mendebat ayat-ayat Allah.

Allah berfirman, “Dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia lah Tuhan Maha Keras siksa-Nya.” (Q.S Ar Radu :13)

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kota Solo, Arif Syarifuddin, saat ditemui Solopos.com di sela-sela kegiatannya di Kecamatan Laweyan, Solo, belum lama ini, mengatakan dalam kitab Talim Mutalim seorang pelajar atau seseorang seharusnya melakukan mudzakarah atau forum saling mengingatkan, munadharah atau forum saling mengadu pandangan dan mutharahah atau berdiskusi.

Namun, dalam berdebat dilakukan atas dasar keinsyafan atau kesadaran dan keyakinan dengan menghindarai suatu hal yang dapat berakibat buruk. Menurutnya, munadharah dan mudzkarah adalah cara untuk musyawarah untuk mencari kebenaran. Maka, dalam berdebat harus dilakukan dengan penghayatan dan keyakinan. Debat tidak akan berhasil apabila dilakukan dengan cara kekerasan dan berlatar belakang suatu hal yang tidak baik.

“Apabila di dalam pembahasan atau perdebatan hanya sekadar perang lidah tentunya tidak dibolehkan menurut agama. Debat diperbolehkan untuk mencari kebenaran. Berbicara berbelit-belit dan membuat alasan itu tidak diperkenankan selama lawan debat berbicara tidak sekadar mencari kemenangan dan masih dalam mencari kebenaran,” ujarnya.

Menurutnya, yang harus disadari bahwa di atas orang yang berilmu masih banyak yang lebih berilmu. Maka, dengan mencatat atau mengingat hal yang disampaikan lawan bicara merupakan suatu hal yang baik.

Menurutnya, mutharahah dan mudzkarah jauh lebih baik daripada sekadar mengulang sebuah pelajaran sendirian. Dengan melakukan dua hal itu, selain dapat mengulang pelajaran menambah pengetahuan yang baru dari bertukar pikiran.

Ada beberapa etika dalam berdebat yakni berdebat atas dasar takwa kepada Allah dan tidak semata mencari kemenangan. Ibnu Aqil berkata, “Setiap perdebatan yang tujuannya bukan untuk membela kebenaran adalah kebinasaan bagi pelakunya.”

Kemudian, dalam berdebat tidak boleh terdapat perasaan ingin mengalahkan dan tidak bertele-tele. Ia menegaskan perasaan menghormati harus saling dijunjung tinggi.

“Yang jelas, jangan mendebat dengan data-data palsu atau hoaks dapat menimbulkan fitnah. Kondisi menjelang Pemilu seperti saat ini masyarakat juga sering berdebat yang berakhir dengan konflik. Terkadang, ketika membaca sebuah berita yang diragukan validitasnya dibawa sebagai materi debat antarmasyarakat, hal itu harus dihindari,” ujarnya.

Menurutnya, terkadang rasa cintanya kepada salah satu peserta pemilu masyarakat sering bedebat, namun sumber dari suatu hal yang didebatkan tidak valid.

Berita Terkait

Berita Terkini

KRL Jogja-Solo Masih Tetap Beroperasi selama Larangan Mudik

PT KAI Commuter memastikan KRL Jogja-Solo dan KA Prameks relasi Jogja-Kutoarjo tetap beroperasi selama masa larangan mudik.

Lafal Asmaul Husna Percantik Pusat Kota Blora

Pemerintah Kabupaten Blora mempercantik seputar bundaran atau Alun-Alun dengan tiang lampu dan pernik religius lafal Asmaul Husna.

Kisah Arbain Nugroho, ASN Gunung Kidul Setia Jadi Personel Linmas di Solo

Arbain merupakan anggota Linmas Banyuanyar yang sehari-hari juga merupakan pengajar di SD Prebutan, Semin, Gunung Kidul, DIY.

Semen Gresik Gelar Kick-Off Meeting Sistem Manajemen Anti Suap

PT Semen Gresik (SG) menggelar kick-off meeting dalam rangka penerapan Standar Manajemen Mutu ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Profil Lengkap Raditya Oloan: Dulu Pemakai Narkoba Kini Jadi Pendeta

Inilah profil lengkap dari Raditya Oloan, influencer dan juga pendeta, yang baru saja meninggal dunia setelah negatif Covid-19.

Heboh Isu Bumi Datar dalam Soal Siswa SD, Begini Jawaban Dinas Pendidikan Cimahi

Disdik Cimahi menyebut pemasangan gambar ilustrasi bumi datar tidak dimaksudkan untuk menyebarkan pemahaman bumi datar. Namun sekadar kesalahan dalam pemilihan gambar ilustrasi oleh guru.

Gakin di Magelang Jadi Sasaran Operasi Pasar Murah

Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Magelang, menggelar pasar murah menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pelajar yang Meninggal di Kudus Diduga Korban Pembunuhan

Polres Kudus menangani kasus meninggalnya Hanifah Khoiron Nisa, pelajar kelas XI Madrasah Aliyah asal Kecamatan Kaliwungu, yang diduga kuat karena korban pembunuhan.

Ikatan Cinta 7 Mei 2021: Ada Kabar Ricky Meninggal, Elsa Bahagia

Ini dia sinopsis singkat sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Jumat, 7 Mei 2021 yang menceritakan tentang Ricky yang dikabarkan meninggal.

800-an Calhaj Karanganyar Diusulkan Dapat Vaksin Covid-19 Dosis I

Kabupaten Karanganyar mendapat tambahan 790 vial atau setara 7.900 dosis vaksin Covid-19 pada Selasa (4/5/2021).

Tanpa Ampun, 264 Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Pos Cemoro Sewu Magetan

Sebanyak 254 kendaraan yang kebanyakan sepeda motor dipaksa putar balik di pos penyekatan Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

SM dan YG Entertaintment Terlempar dari Saham Blue-Chip Korea, Ini Sebabnya

Dua dari tiga raksasa perusahaan hiburan di Korea yaitu SM serta YG Entertaintment tidak lagi masuk ke dalam klasifikasi blue-chip di perdagangan saham Korea.