Nadiem Makarim Pamer Makan Mi, Warga 5 Daerah di Indonesia Ini Paling Suka Makan Mi Instan

Data Riskesdas 2018 menyebut 58,5% penduduk Indonesia suka makan mi instan atau makanan instan lainnya sebanyak 1-6 bungkus per pekannya.

 Mendikbudristek Nadiem Makarim makan mi. (Instagam @nadiemmakarim)

SOLOPOS.COM - Mendikbudristek Nadiem Makarim makan mi. (Instagam @nadiemmakarim)

Solopos.com, JAKARTA — Mendikbudristek Nadiem Makarim mengunggah foto saat dirinya tengah menyantap mi. Foto itu diunggah Nadiem di akun Instagram pribadinya pada Minggu (18/7/2021). Tak hanya Nadiem, orang Indonesia secara umum suka makan mi, termasuk mi instan.

Dalam unggahan tersebut, tampak Nadiem tersenyum dengan semangkuk mi di hadapannya. Ia juga menulis agar setiap orang perlu mengonsumsi makanan yang disukai agar bahagia. Mantan Bos Gojek ini pun bertanya pada followersnya, apa saja menu makanan yang membuat mereka bahagia.

“Siapa sih, yang nggak suka makan mi? Agar bisa tetap bahagia, sesekali kita perlu juga mengikuti keinginan untuk makan menu kesukaan. Apa menu yang kalian bahagia hari ini?”

Orang Indonesia secara umum memang menyukai mi. Bahkan, Indonesia menjadi pangsa pasar mi instan terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Berdasarkan data World Instant Noodles Association (WINA), sebagaimana dikutip dari laman instantnoodles.org, Minggu (18/7/2021), konsumsi mi instan di Indonesia mencapai 12,64 miliar bungkus pada 2020 lalu. Dengan jumlah itu, konsumsi per kapita mi instan di Indonesia adalah 46-47 bungkus/tahun.

Baca Juga: Papan Penjual Mi Ayam di Banyumas Ini Bikin Heboh

Sementara itu, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 memotret kebiasaan makan mi instan atau makanan instan lainnya. Tercatat 58,5% penduduk Indonesia uka makan mi instan atau makanan instan lainnya sebanyak 1-6 bungkus per pekannya.

Bahkan ada 7,8% penduduk Indonesia yang mengonsumsi mi instan lebih dari satu bungkus setiap harinya. Sisanya, 33,8% mengonsumsi mi instan kurang dari 3 bungkus per bulannya.

Berikut lima daerah di Indonesia suka makan mi instan dan makanan instan lainnyanya paling tinggi sesuai data di Riskesdas 2018.

Sulawesi Tenggara

Lebih dari atau sama 1 kali per hari: 20,7%
1-6 kali per pekan: 58,3%
Kurang dari atau sama 3 kali per bulan: 21%

Maluku Utara

Lebih dari atau sama 1 kali per hari: 17,8%
1-6 kali per pekan: 54,5%
Kurang dari atau sama 3 kali per bulan: 27,7%

Sulawesi Barat

Lebih dari atau sama 1 kali per hari: 17,3%
1-6 kali per pekan: 56,1%
Kurang dari atau sama 3 kali per bulan: 26,7%

Baca Juga: Ini Dia Dewanya Mi Ayam di Kota Solo, Sudah Pernah Coba?

Sulawesi Selatan

Lebih dari atau sama 1 kali per hari: 15,3%
1-6 kali per pekan: 59,4%
Kurang dari atau sama 3 kali per bulan: 25,3%

Papua Barat

Lebih dari atau sama 1 kali per hari: 15%
1-6 kali per pekan: 52,6%
Kurang dari atau sama 3 kali per bulan: 32,4%

Baca Juga: Rahasia Kandungan Bumbu Mi Instan yang Jadi Sorotan, tapi Bikin Ketagihan

Konsumsi mi instan ini merata di semua umur mulai 3 tahun sampai 65 tahun. Konsumsi mi instan 1-6 bungkus per pekan paling tinggi di kalangan remaja yaitu usia 10-14 tahun dan 15-19 tahun. Di usia 10-14 tahun, 68,3% suka makan mi instan sebanyak 1-6 bungkus per pekan. Sedangkan di usia 15-19 tahun, mencapai 64,8%.

 

Berita Terkait

Espos Premium

PPKM Makin Longgar, Jangan Buru-Buru "Balas Dendam" Berwisata!

PPKM Makin Longgar, Jangan Buru-Buru "Balas Dendam" Berwisata!

Pelonggaran kegiatan seusai pembatasan ketat berbulan-bulan demi menurunkan penularan Covid-19 memicu munculnya revenge travel atau revenge tourism atau biasa disebut wisata balas dendam. Kedisiplinan terhadap protokol kesehatan selama revenge travel menjadi kunci mencegah lonjakan kasus berikutnya. Revenge travel terjadi ketika masyarakat merasa haus mendapatkan hiburan atau refreshing setelah pengetatan aktivitas di rumah saja dalam periode yang lama.

Berita Terkini

Emoh Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Risikonya Bagi Tubuh?

Tips kesehatan kali ini membahas apa saja risiko yang timbul ketika seseorang menolak vaksinasi Covid-19.

Kenali Dampak Overthinking Seperti Dialami Prilly Latuconsina

Menurut Psychology Today, ada dua hal yang menjadikan seseorang overthinking.

Bejat! Pemotor di Gresik Onani di Depan Wanita Bakul Es

Aksi bejat pria itu kepergok penjual es sari kedelai yang sedang menunggu dagangannya di daerah Gresik, Jawa Timur.

Waduh! Minum Jus Buah Manis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Untuk menyiasati bahaya terselubung dari jus buah, Anda bisa menerapkan sejumlah tips.

Coldplay Tiba-Tiba Colek Presiden Jokowi di Twitter, Ada Apa?

Band asal Inggirs, Coldplay lewat cuitan Twitter mengajak Presiden Jokowi untuk mengikuti Acara Global Citizen Live.

Kenali Gejala Kanker Paru-Paru Seperti Diidap Legenda Bulutangkis Verawaty Fajrin

Mantan atlet bulutangkis Verawaty Fajrin didiagnosis menderita kanker paru-paru sejak Maret 2020 lalu.

Parasnya Bikin Segar, Deretan Penjual Es Cendol Ini Viral

Penjual cendol cantik bukan hanya ada di Indonesia saja, melainkan juga di Vietnam.

Berolahraga saat Terkena Covid-19 Disebut Berbahaya, Kenapa?

Peneliti Jerman menemukan bahwa melakukan olahraga ringan sekalipun saat mengidap Covid-19 ringan bisa berbahaya.

Kafe di Solo Ini Tawarkan Serunya Makan Ditemani Kucing Cantik

Kafe kucing pertama di Solo menerapkan sejumlah peraturan yang harus dipatuhi pengunjung.

Tenang, Ini Kunci Hidup Damai Bersama Covid-19

Tips kesehatan kali ini tentang dua kunci utama hidup damai dengan Covid-19 agar tetap produktif.

Investasi Bodong Masih Marak, Begini Cara Menghindarinya

Sejatinya melakukan investasi adalah pilihan tepat untuk mendapatkan keuntungan asalkan tidak tergiur yang bodong atau ilegal.

Kebiasaan Ini Bisa Cegah Kematian Dini Hingga 70 Persen

Para ahli telah lama menemukan salah satu hal termudah yang dapat Anda lakukan untuk cegah kematian dini adalah dengan meningkatkan kesehatan.

Ladies, Begini Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang dan Sehat

Ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba supaya payudara tetap kencang dan sehat.

Jangan Abaikan Gizi Anak Demi Generasi Emas Indonesia 2045

Kemiskinan menyebabkan orang tua tidak bisa membeli makanan yang memenuhi gizi anak.

Salah Memilih MUA di Hari Pernikahan, Kisah Wanita Ini Viral

Di awal videonya, wanita itu menuliskan keterangan singkat tentang keputusannya memilih sendiri MUA untuk acara pernikahan.

Wajib Tahu! Ini Manfaat Aplikasi PeduliLindungi

Tahukah Anda kali ini membahas tentang sederet manfaat aplikasi PeduliLindungi.