SOLOPOS.COM - Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Mutilasi di Bogor masih menjadi misteri. Potongan kaki manusia di Sukaraja, Kabupaten Bogor, itu dibongkar untuk digabungkan dengan potongan lain.

Solopos.com, BOGOR — Polisi membongkar kuburan potongan kaki yang ditemukan dan dikubur warga di Kampung Cikiray RT 1/6 Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Bagian tubuh itu akan dicek dan dikomparasi dengan temuan potongan tubuh lainnya.

Promosi Aset Kelolaan Wealth Management BRI Tumbuh 21% pada Kuartal I 2024

Penggalian kuburan dilakukan pada Jumat (15/6/2016) siang pukul 12.00 WIB. Sang penemu potongan kaki, Ade, 55, diajak untuk menyaksikan. Setelah dicek, potongan kaki kanan itu terlihat sedikit menghitam dan membengkak. Selanjutnya, potongan itu dibawa ke Tim Inafis Polda Jabar.

Ekspedisi Mudik 2024

“Diduga masih berkaitan dengan potongan tubuh yang ditemukan kemarin. Kita akan periksa ini, kita bawa dan satukan dengan potongan yang lain,” kata anggota Tim Inafis, Ipda Taryono, di lokasi penggalian, dikutip Solopos.com dari Detik.

Potongan kaki kanan tersebut ditemukan Ade pada Rabu (13/7/2016) sore. Saat itu, Ade yang tengah mencari bola golf bekas dikagetkan dengan potongan kaki manusia yang mengambang di selokan. Potongan tubuh itu dikubur karena Ade merasa kasihan.

Sejak Kamis (14/7/2016), sudah ada empat bagian tubuh yang ditemukan warga. Seluruh potongan tubuh merupakan bagian bawah tubuh korban yang berjenis laki-laki. Potongan tubuh yang ditemukan antara lain, bagian pinggul yang terpotong hingga paha, potongan kaki kanan dan kiri yang terpotong hingga lutut, dan isi perut korban.

Hingga saat ini, pencarian potongan tubuh korban mutilasi itu masih terus dilakukan. Sepanjang Sungai Kalibaru disisir petugas untuk mencari kemungkinan adanya potongan tubuh lainnya.

“Saya biasa cari (bola) golf bekas di selokan, buat dijual lagi. Lagi susurin selokan, tiba-tiba itu lihat potongan kaki. Awalnya agak enggak percaya juga, tapi dideketin itu emang beneran kaki manusia,” kata Ade yang ditemui di rumahnya, Jumat (15/7/2016).

Ade yang mengaku merasa iba, kemudian memilih mengubur potongan kaki tersebut di sebuah kebun yang tidak jauh dari rumahnya. “Sebenernya mau lapor RT, tapi RT lagi wisata, belum pulang, makanya saya kubur aja itu. Kasihan, Pak,” kata Ade.

Hingga saat ini, potongan kaki korban mutilasi tersebut masih terkubur di kebun warga. Pihak kepolisian masih menunggu tim identifikasi dari Polda Jabar untuk untuk melakukan penggalian. Lokasi kuburan, juga sudah dipasangi garis polisi agar tidak didekati warga. Sementara puluhan warga, terus mendatangi lokasi untuk melihat langsung lokasi temuan potongan tubuh manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya