Tutup Iklan

Mustakim Pulang Berlari Salatiga-Klaten, PKL Panen Rezeki

Banyaknya warga Trucuk, Klaten, yang menunggu kedatangan Mustakim yang jalan kaki dari Salatiga memberikan berkah bagi PKL.

 Pedagang cilok kebanjiran pembeli yang menanti kedatangan Khoirudin Mustakim di rumahnya Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk. (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Pedagang cilok kebanjiran pembeli yang menanti kedatangan Khoirudin Mustakim di rumahnya Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk. (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Aksi pesilat asal Klaten, Khoirudin Mustakim, lari dari Salatiga hingga rumahnya di Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Klaten, memberi berkah bagi sejumlah pedagang kaki lima (PKL). Dagangan mereka laris manis oleh warga yang menunggu Mustakim tiba di kampung halaman.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, jalan masuk kampung tempat tinggal Mustakim dimeriahkan oleh bendera dan umbul-umbul di sepanjang tepi jalan. Selain itu, spanduk penyambutan bertuliskan “Selamat Datang Atlit Silatku Khoirudin Mustakim”.

Di sepanjang jalan masuk kampung, warga sudah berkumpul di beberapa lokasi. Begitu pula para pesilat dari Persinas Asad, perguruan silat tempat Mustakim menimba ilmu pencak silat.

Baca Juga: Mustakim Peraih Emas PON Papua Lari 58 Km dari Salatiga ke Klaten

Di antara para warga, terlihat PKL yang membuka lapak dagangan. Setidaknya ada tiga PKL yang berjualan di sekitar rumah Mustakim. Salah satunya Sumanto, 63, pedagang cilok.

“Baru saja buka. Saya biasanya keluar pukul 15.00 WIB dan berputar keliling wilayah ini saja sampai Magrib. Karena tadi lihat ada ramai-ramai saya langsung buka dan ke sini. Alhamdulillah laris,” kata Sumanto.

Salah satu warga Desa Karangpakel, Sanggup Haryanto, 51, mengatakan penyambutan itu dilakukan lantaran warga bangga dengan prestasi Mustakim. Selama ini, Mustakim dikenal rendah hati meski sudah banyak prestasi yang dia torehkan.

Baca Juga: Lari Salatiga-Klaten, Mustakim Peraih Emas PON Papua Sempat 5 Kali Kram

“Mustakim itu baik kepada masyarakat. Masih main-main sama teman-temannya. Pokoknya tidak sombong meskipun sudah sering juara. Sama orang tuanya juga baik, suka membantu pekerjaan orsng tua. Masih suka ke sawah dan mencari rumput untuk pakan ternak,” kata Sanggup.

Mustakim meraih medali emas pada PON XX Papua untuk Jawa Tengah pada cabang olahraga pencak silat. Pada Senin, Mustakim melaksanakan nazar berlari dari Salatiga hingga kampung halamannya setelah sukses menyumbangkan medali emas.

Hingga Senin sekitar pukul 15.00 WIB, warga masih berhamburan ke tepian jalan menanti kedatangan Mustakim.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.

Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebaran Titiknya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Pemerintah Desa Demakijo, Karangnongko, Klaten, berinisiatif membuat  dokumen surat kesepakatan bersama (SKB) ahli waris terdampak tol solo-jogja.

Antisipasi Bencana, Polisi di Sukoharjo Pangkas Pohon di Tepi Jalan

Polres Sukoharjo mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi dengan membantu memangkas dahan pohon dan membersihkan lingkungan sekitar Waduk Mulur.

Kali Mubeng Meluap Lagi, Rumah Warga Tasikmadu Karanganyar Tergenang

Beberapa rumah tergenang luapan Kali Mubeng di kawasan timur Pabrik Gula Tasikmadu, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Sabtu (27/11/2021) sore.

Pembangunan Fly Over Palang Krapyak Klaten Baru Tahap Awal Perencanaan

Tim dari pemerintah pusat sudah mendatangi kawasan Palang Krapyak terkait rencana pembangunan fly over.