Pengendara sepeda motor melintas di samping kawasan ruang tunggu Asrama Haji Donohudan di Desa Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Rabu (26/6/2019).

Solopos.com, BOYOLALI—Jelang musim haji 2019 yang bakal dimulai awal Juli nanti, Pemerintah Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, berhasil meraup pendapatan tambahan sejumlah Rp50.400.000 melalui pengelolaan ruang tunggu di sisi timur Asrama Haji Donohudan.

Nominal ini berhasil meningkatkan pendapatan asli desa (PAD) di luar pemasukan lewat lelang tanah bengkok, pajak dan retribusi, serta penyewaan kios sebagai aset desa.

Pengelolaan ruang tunggu asrama haji ini bahkan menjadi salah satu sumber pendapatan tertinggi.

Sekretaris Desa Donohudan, Hartono, mengatakan pengelolaan ruang tunggu asrama haji dari tahun ke tahun diserahkan kepada pihak ketiga dengan sistem lelang.

Namun demikian, nilai harga jual terendah akan selalu meningkat setiap tahun. Sebagai pembanding, pada 2018 lalu, nilai lelang terendah ada pada harga Rp30 juta, namun tahun ini meningkat menjadi Rp50juta.

Penentuan nilai terendah ini didasarkan atas pangsa pasar dan pendapatan yang diperoleh pemenang lelang pada tahun sebelumnya.

Pemenang lelang kemudian akan mengelola ruang tunggu Asrama Haji Donohudan yang banyak dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL), tempat parkir para pengantar haji, serta retribusi toilet.

“Pengelolaan dana diserahkan sepenuhnya kepada pemenang lelang, pihak desa hanya tinggal menerima,” ujar Hartono ketika berbincang dengan Solopos.com, di kantor desa setempat, Rabu (26/6/2019).

Di musim haji, kawasan Asrama Haji Donohudan bak menjadi pasar tumpah dadakan. Puluhan pedagang memenuhi lingkungan sekitar dengan menjajakan panganan khas untuk buah tangan, pakaian, dan buah-buahan.

Indekos

Pedagang-pedagang berasal dari wiilayah Boyolali dan sekitarnya seperti Colomadu, Karanganyar dan Kartasura, Sukoharjo. Tidak hanya itu, warga yang tinggal di sekitar Asrama Haji Donohudan juga ketiban berkah. Mereka menyewakan kamar indekos bagi para pengantar jemaah.

Terpisah, Pengelola Asrama Haji Donohudan, Joko Pujiyono, mengatakan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji akan tiba di AHD pada 6 Juli mendatang.

Tahun ini Asrama Haji Donohudan bakal menampung 34.861 jemaah yang dibagi dalam 97 kloter. Para jemaah berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jogja.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten