MUSEUM RADYA PUSTAKA : Komite Ajukan Dana Hibah Rp400 Juta

MUSEUM RADYA PUSTAKA : Komite Ajukan Dana Hibah Rp400 Juta

SOLOPOS.COM - Museum Radyapustaka Solo (JIBI/Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)

Museum Radya Pustaka Solo ke depan akan dikelola oleh UPTD.

Solopos.com, SOLO – Pengelola Museum Radya Pustaka mengajukan dana hibah senilai Rp400 juta untuk operasional museum setempat pada 2017 mendatang.

Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Purnomo Subagiyo, mengatakan hingga kini belum ada kepastian pembentukan Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) yang rencananya bakal mengambil peran pengelolaan museum.

“Sampai saat ini UPTD museum belum terbentuk. Daripada mengganggu operasional tahun depan, kami ajukan dulu dana operasionalnya,” katanya saat ditemui di sela-sela Prosesi Jamasan Pusaka Museum Radya Pustaka, Jumat (28/10/2016).

Purnomo mengatakan  anggaran yang diajukan untuk pengelolaan museum tahun depan mencapai Rp400 juta atau naik Rp100 juta dibandingkan tahun ini senilai Rp300 juta.

Anggaran operasional tahun ini yang bersumber dari APBD 2016 dialokasikan untuk membayar gaji 12 karyawan senilai Rp17 juta/bulan, pembayaran listrik Rp4 juta/bulan, perawatan museum Rp4 juta/bulan, dan sebagainya.

“Pengajuan tahun depan full untuk operasional seperti membayar listrik, telepon, gaji pegawai, dan lain sebagainya. Kami naikkan sedikit anggaran untuk menambah kesejahteraan pegawai di sini. Tidak ada alokasi anggaran untuk event seperti yang sudah disampaikan Pak Wali [Wali Kota],” ujar dia.

Terkait proses transisi pengelolaan Museum Radya Pustaka dari komite ke UPTD, Purnomo mengatakan saat ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo tengah proses menginventarisasi ulang seluruh koleksi dan aset museum.

“Pendataan di sini sudah tiga kali. 1992 lalu dari Kelompok Peminat Budaya UNS, 2007 lalu dari Balai Pelestarian Cagar Budaya, dan satunya pendataan khusus naskah dari peneliti naskah kuno Nancy K. Florida,” ujar dia.

Sebelumnya, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan pembentukan UPTD museum masih diproses. Dia mempertimbangkan pengelolaan Museum Radya Pustaka ke depan masih memanfaatkan sejumlah pegawai yang selama ini membantu mengelola museum tertua itu.

“Ini masih transisi [pengelolaan] dari komite ke UPTD. Kami masih memproses pembentukan UPTD dengan mengacu peraturan yang ada,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Duka, Mantan Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo Tutup Usia

Mantan Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo tutup usia ada Sabtu (31/7/2021) sekitar pukul 17.51 WIB di Rumah Sakit Bethesda.

Dapat Keluhan PPKM Diperpanjang dari Pedagang, Begini Jawaban Satpol PP Wonogiri

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonogiri menerima beberapa keluhan dari sejumlah pedagang terkait perpanjangan PPKM.

Telan Anggaran Rp18,3 Miliar, Gedung MPP Sukoharjo Mulai Dibangun

Gedung Mal Pelayanan Publik atau MPP Sukoharjo mulai dibangun oleh pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp18,3 miliar.

KAI Hadirkan Corak Lokomotif Khusus Meriahkan HUT ke-76 RI, Ini Tampilannya

PT KAI memeriahkan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia dengan memasang livery khusus pada lokomotif dan kereta serta ornamen lainnya.

Innalillahi, Anggota Satpol PP Wonogiri Meninggal karena Covid-19

Kabar duka datang dari Satpol PP Wonogiri. Salah satu anggota Satpol PP Wonogiri, Jaka Prihanta, meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Sabtu (31/7/2021).

Anthony Ginting Gagal Melaju Final

Anthony Ginting gagal melaju ke final Olimpiade Tokyo 2020

Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB.

Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Sudah sejak sepekan terakhir, Kabupaten Boyolali berada di zona risiko rendah atau zona kuning terkait persebaran Covid-19.

Lezatos! Sambal Tumpang Sorsi Kuliner Andalan di Sragen, Cuma Rp5.000 Hlo

Saat berkunjung ke Kabupaten Sragen jangan sampai melewatkan kuliner legendaris, sambal tumpang sorsi yang murah dan lezat.

Berpotensi Untung Besar, Pemuda Wonogiri Isi Waktu Luang dengan Budidaya Porang

Para pemuda di Wonogiri mulai tertarik membudidayakan porang karena tanaman itu dinilai mempunyai keunggulan lebih dibandingkan tanaman lain.

Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade 2020, Masih Berpeluang Raih Perunggu

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melaju ke babak final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.