Museum Patiayam Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bakal menata ulang ruang pamer koleksi benda purbakala di Museum Patiayam. Diharapkan penataan ulang itu mampu meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berunjung ke museum tersebut.

"Sempitnya ruang pamer di Museum Patiayam memang menjadi salah satu kendala untuk memamerkan semua koleksi. Dalam rangka meningkatkan daya tarik, kami mencoba melakukan desain ulang ruang pamer tersebut," kata Kasi Sejarah, Permuseuman dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus RR. Lilik Ngesti W di Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Ia berharap dengan adanya penataan ruang pamer itu, tingkat kunjungan wisatawan dari berbagai daerah ke museum tersebut bisa meningkatkan. Selama ini, diakuinya, banyak pengunjung yang menyayangkan sempitnya ruang pamer sehingga direspons dengan melakukan desain ulang yang mengoptimalisasi terbatanya ruang.

Dengan adanya perbaikan ruang pamer, ia berharap pengunjung lebih nyaman. Koleksi yang bisa ditampilkan juga dihrapkan lebih beragam.

Jumlah koleksi fosil purba yang dimiliki Museum Patiayam saat ini, katanya, cukup banyak karena terdapat puluhan ribu temuan fosil purba. Sayangnya ruang pamer terbatas sehingga tidak bisa dipamerkan seluruhnya.

Untuk halaman yang cukup luas, rencananya juga akan dimanfaatkan untuk memeragakan kegiatan ekskavasi atau penggalian sistematik menurut ilmu arkeologi hingga rekonstruksi artefak purbakala. Peragaan itu diharapkan mampu mematik antusiasme anak-anak sekolah.

"Setidaknya bisa menjadi pembelajaran bagi pelajar bahwa fosil yang ditampilkan selama ini berasal dari dalam tanah yang terkubur lama, kemudian dilakukan penggalian dan pengangkatan, kemudian ada proses lanjutan hingga bisa dipajang untuk diperlihatkan kepada masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan data dari Museum Patiayam, jumlah fosil yang ditemukan di Situs Patiayam mencapai ribuan fosil yang mayoritas merupakan hasil temuan warga. Adapun koleksi fosil yang berhasil ditemukan di kawasan Situs Patiayam, yakni Stegodon trigonochepalus (gajah purba), Elephas Sp. (juga sejenis gajah purba), Ceruss zwaani, dan Cervus lydekkeri martin (sejenis rusa), dan Rhinoceros sondaicus (badak). Ditemukan pula Brachygnatus dubois (babi), Felis Sp. (macan), Bos bubalus palaeokarabau (sejenis kerbau), dan Bos banteng alaeosondaicus, serta Crocodilus Sp. (buaya) serta kapak genggam atau chopper.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten