Tutup Iklan
Suasana dalam bangunan Gusjigang X-Building di kompleks Museum Jenang Kudus, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Museum Jenang Kudus yang selama ini memesona dengan koleksi miniatur berbagai objek wisata, kini membuka wahana anyar yang lebih mengeksplorasi karakter orang Kudus. Demi mengenalkan falsafah Gusjigang, dibuka bangunan tambahan Gusjigang X-Building di museum tersebut.

Bangunan Gusjigang X-Building dalam kompleks Museum Jenang di Jl. Sunan Kudus itu tampak menawan dengan menampilkan berbagai koleksi baru, seperti kerajinan ukir, membuat rokok kretek, terbang papat, kerajinan batik tulis, proses pembuatan jenang, pakaian adat yang bisa digunakan untuk berswafoto, serta beberapa koleksi menarik lain.

Manajer Marketing Mubarok Food Muhammad Kirom di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018), konsep Gusjigang X-Building itu adalah untuk memperkenalkan dan mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki Kota Kudus kepada masyarakat. Para pengunjung, katanya, bakal berada pada suasana Kudus masa lalu, sejenak menikmati peran menjadi orang Kudus.

Adapun koleksi dalam bangunan Gusjigang X-Building meliputi literasi tentang falsafah Gusjigang berupa sejarah Sunan Kudus dan para tokoh Kudus lainnya, puisi tentang Gusjigang dan beberapa koleksi lainnya. Gusjigang, kata dia, merupakan akronim dari bagus akhlaknya (spiritual), pintar mengaji (intelektual), dan pandai berdagang (enterpreneurship).

Koleksi lainnya, tambahnya, yakni relief Gusjigang yang menggambarkan tentang tari Gusjigang yang merupakan tari kreasi yang dipublikasikan dengan versi beragam, pena dunia, lukisan dekoratif tentang karakter orang kudus, kearifan terbang papat, kaligrafi seniman Kudus yang berprestasi tingkat nasional dan internasional.

Pengunjung juga bisa melihat secara langsung pakaian adat, produksi jenang, pembuatan batik, produksi rokok, dan pembuatan gebyok ukir.   "Wisatawan juga bisa berswafoto dengan pakaian adat khas Kudus karena tempat tersebut memang menjadi spot untuk berswafoto, termasuk tempat produksi jenang, batik, rokok dan ukir yang dikemas sebagai foto booth usaha asli warga Kudus," ujarnya.

Sebelum Gusjigang X-Building terbuka untuk umum, kata dia, museum jenang sangat banyak peminatnya, baik dari wisatawan lokal Kudus maupun luar daerah.

Bahkan, lanjut dia, terdapat wisatawan dari luar kota yang bertujuan ke Bali justru menyempatkan untuk mengunjungi Museum Jenang.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten