Flyover Manahan Solo (Instagram-@pariwisatasolo)

Solopos.com, SOLO – Flyover Manahan menjadi ikon baru di Kota Solo, Jawa Tengah. Jembatan layang yang berdiri kokoh di kawasan Manahan tersebut menjadi salah satu spot foto ikonik. Ada sejumlah orang yang memanfaatkan ornamen instagramable di dinding Flyover Manahan untuk background foto.

Ada sejumlah mural cantik dan menarik yang menjadi incaran para pencinta fotografi. Bukan sembarang mural, gambar yang menghiasi dinding Flyover Manahan Solo sangat indah dan unik. Dinding Flyover Manahan bagian barat dihiasi tokoh pewayangan dari kisah Ramayana. Ada mural figur Rama, Dewi Sinta, Rahwana, dan Hanoman yang mempercantik dinding Flyover Manahan sisi barat.

Sedangkan dinding Flyover Manahan di sisi timur dihiasi mural figur Pandawa. Mural bergambar Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa, yang gagah memperindah penampilan Flyover Manahan Solo. Tak ketinggalan, ada pula gambar Gatot Kaca dan Hadimbi yang meramaikan mural di dinding tersebut.

Lain halnya dengan dinding Flyover Manahan bagian utara yang dihiasi mural lokal hero dan bintang olahraga Solo. Semua mural tersebut terlihat sangat kontras dengan cat warna-warni yang menambah keindahan Flyover Manahan Solo.

Flyover Manahan Solo juga memiliki terowongan cantik dan unik. Keindahan mural dan terowongan di Flyover Mahanan Solo ditunjukkan lewat foto unggahan administrator akun Instagram @pariwisatasolo yang dibagikan ulang @agendasolo, Kamis (13/6/2019).

Mural berbagai tema nan instagramable menghiasi dinding-dinding jembatang layang (flyover) Manahan di Kota Solo,” tulis @agendasolo sebagai caption yang dibanjiri komentar netizen.

Desain terowongannya kok kayak plagiat ya,” komentar @singgih.ar.

Kemarin habis lewat situ tambah bagus muralnya. Karena dulu lewat situ empat bulan lalu,” sambung @noepreciouss.

Semoga enggak ada tangan-tangan jahil yang mencemari tempat itu,” imbuh @dan_alfiian.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, konsep visual mural adalah tentang kecepatan serta kelancaran arus sehingga secara umum digambarkan lewat citra komposisi garis dan bidang yang dipadu dengan ornamen dan citra ethnic power (kekuatan etnik) lain.

Selain keragaman warna dalam pencitraan visual yang berkesan modern serta futuristik. Elemen tersebut kemudian dipadukan dengan objek dan figur-figur yang dapat menarasikan tema seni, budaya, dan olahraga.

Tak hanya itu, mural juga menyesuaikan dengan tema kawasan Manahan sebagai kawasan olahraga, budaya dan kreativitas pemuda, serta tema yang Solo banget. Mural tersebut sebagai sebuah gambaran mengenai Solo masa lalu adalah Solo masa depan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten