Muncul Nama Baru dalam Daftar Orang Terkaya Indonesia versi Forbes
Direktur Utama PT Hanson International Tbk. (MYRX) Benny Tjokrosaputro./JIBI-Dedi Gunawan

Solopos.com, JAKARTA – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dalam beberapa waktu terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif mampu bertahan dibandingkan negara-negara lainnya.

Berbagai faktor global dan domestik pun turut berpengaruh terhadap kinerja perusahaan-perusahaan dalam negeri serta para konglomerat Indonesia. Daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes pun mengalami beberapa perubahan.

Ada beberapa nama yang nilai kekayaannya mengalami penurunan, tapi ada juga beberapa nama baru dalam daftar. Dalam daftar yang dirilis oleh Forbes pada Kamis (13/12/2018) itu, salah satu nama yang kekayaannya terpangkas adalah Soegiarto Adikoesoemo.

Dia adalah Presiden Komisaris PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), yang  bergerak di sektor petrokimia dan minyak. Tak tanggung-tanggung, hartanya turun hingga 42%.

Sementara itu, seperti dikutip Bisnis, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk. (BIRD) Purnomo Prawiro bahkan harus terpental dari daftar 50 orang terkaya Indonesia setelah saham perusahaan taksi itu anjlok lebih dari 20%.

Berdasarkan data Bloomberg, saham BIRD turun 21,61% secara  year-to-date (ytd) dari Rp3.470 pada 2 Januari 2018 menjadi Rp2.700 pada penutupan perdagangan hari ini.

Di sisi lain, nama-nama baru yang masuk dalam daftar ini di antaranya Danny Nugroho, Sabana Prawirawidjaja, dan Benny Tjokrosaputro.

Danny adalah salah satu pemilik saham PT Capital Financial Indonesia Tbk. dan memiliki kekayaan sebesar US$790 juta. Dia berada di posisi ke-39 dalam daftar tersebut. 

Adapun Sabana adalah pendiri PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. (ULTJ), yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Nilai kekayaannya tercatat mencapai US$640 juta, menempatkannya di ranking ke-47.

Sementara itu, nama Benny mungkin lebih banyak dikenal dibandingkan dua nama sebelumnya. Dia adalah Direktur Utama PT Hanson International Tbk. (MYRX) dan Komisaris Utama PT Sinergi Megah Internusa Tbk. (NUSA).

Jika MYRX adalah perusahaan properti, maka NUSA bergerak di sektor hotel dan pariwisata. Langkah NUSA melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2018 membuat nilai kekayaan Benny tercatat sebesar US$670 juta, membuatnya berada di posisi ke-43.

Ada 50 nama yang dikompilasi oleh Forbes dalam daftar ini. Nilai kekayaan mereka dihitung dari informasi kepemilikan saham dan finansial lainnya serta analis.

Nilai kekayaan yang terkait perusahaan terbuka menggunakan data per 30 November 2018. Untuk perusahaan tertutup, valuasi dilakukan dengan memakai perbandingan dengan perusahaan terbuka yang bergerak di sektor yang sama.

Secara keseluruhan, nilai kekayaan orang-orang terkaya Indonesia meningkat hingga US$129 miliar atau setara dengan Rp1.875,14 triliun (kurs tengah Bank Indonesia Rp14.536). Angka itu naik dari US$126 miliar setahun lalu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom