Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019), untuk menerima SK sebagai komut PT Pertamina (Persero). (Antara-Hiro)

Solopos.com, JAKARTA -- Setelah sekian lama, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok akhirnya muncul di Istana. Ahok yang kali ini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) datang ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (9/12/2019).

Ahok datang bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Seusai pertemuan tersebut, Ahok tidak banyak berkomentar kepada wartawan yang telah menunggunya. Ahok mengatakan dirinya duduk di depan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Istana Merdeka.

"Tadi dijelaskan ibu [Nicke], Presiden ingin memperbaiki defisit neraca perdagangan kita. Kunci paling besar sektor petrokimia dan migas. Ibu sampaikan cukup baik. Beliau akan monitor siapa yang sebetulnya dapat subsidi karena selama ini kan habis, habis, habis," kata Ahok.

Ditanya Pelajar Mengapa Tak Berani Hukum Mati Koruptor? Ini Jawaban Jokowi

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan dirinya sebagai Komisaris Utama Pertamina tidak mengurus bisnis Pertamina, melainkan manajemen.

"Saya kan enggak pegang bisnis Pertamina, tugas saya itu mengurus manajemennya, beliau [Nicke] yang mengurusi bisnisnya karena saya komut bukan dirut. Dirutnya beliau [Nicke]," kata Ahok

Tak Hadir di KPK, Jokowi Nonton Menterinya Main Opera di Sekolah

Sebagai catatan, ini adalah kemunculan Ahok pertama kali di Istana Kepresidenan setelah dirinya keluar dari penjara pada awal 2019 karena kasus penistaan agama. Ahok dipenjara selama 1 tahun 8 bulan.

Sumber: Bisnis/JIBI


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten