Tutup Iklan

Muncul Klaster PTM di Solo, 28 Siswa di 1 SD Terpapar Covid-19

Terdapat siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di empat SD di Kota Solo saat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

 Ilustrasi Pelajar Sekolah Dasar (SD) (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pelajar Sekolah Dasar (SD) (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO – Terdapat siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di empat SD di Kota Solo saat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Di salah satu SD bahkan diketahui terdapat 28 siswa yang terpapar Covid-19.

Munculnya klaster PTM di Kota Solo itu diketahui setelah adanya tes acak program Kemenkes pertengahan bulan ini. Dalam tes acak itu, ditemukan siswa terpapar Covid-19 di empat SD di Kota Bengawan.

Baca Juga: Kembali Beroperasi, Begini Kisah Perjalanan Sepur Kluthuk Jaladara Solo

Informasi yang dihimpun Solopos.com, empat sekolah yang terdapat kasus Covid-19 selama PTM yakni SD Kristen Manahan, SD Islam 2 Jamsaren, SDN Mangkubumen Kidul, dan SDN Semanggi Lor.

Pemkot lantas bergerak cepat dan menutup PTM di empat SD tersebut. Tracing kemudian dilakukan pada keempat sekolah tersebut. Tercatat, ada 28 siswa yang terpapar Covid-19 dalam tracing di SD Kristen Manahan.

“Yang sudah keluar hasilnya di SD Kristen. Untuk tiga SD lain kemungkinan tracing-nya keluar besok. Empat sekolah itu sudah kami tutup agar virus tidak semakin menyebar,” ujar Wakil Wali Kota, Teguh Prakosa, saat ditemui wartawan seusai Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Balai Kota Solo, Senin (18/10/2021).

Wawali mengatakan penutupan SD mulai dilakukan hari Minggu (17/10/2021). Untuk SD Kristen Manahan, sekolah bakal ditutup sebulan menyusul munculnya klaster Covid-19 saat pembelajaran tatap muka. Teguh menegaskan Pemkot tak ingin mengambil risiko dengan banyaknya kasus Covid-19 di sekolah tersebut.

Baca Juga: Dilantik, Ikatan Pelajar NU Dapat Pesan ini dari Wakil Wali Kota Solo

“Sebenarnya bisa hanya tutup dua pekan karena pemulihan Covid-19, terutama yang tanpa gejala, butuh waktu sekitar segitu. Namun untuk amannya, kami pilih tutup satu bulan,” ujar Wawali.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Siti Wahyuningsih, mewanti-wanti sekolah yang menggelar PTM meningkatkan protokol kesehatan agar kasus serupa tak berulang. Ning mengatakan pemakaian masker yang benar diikuti menjaga jarak dapat meningkatkan keamanan dari terpapar Covid-19 hingga 97-99%.
“Prokes harga mati. Peran orang tua juga perlu ditingkatkan untuk memberi pemahaman siswa tentang pentingnya protokol kesehatan,” tandasnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Baru Belajar Nyetir, Mobil Nyemplung Got di Depan SMPN 6 Sragen

Kecelakaan tunggal terjadi di Depan SMP N 6 Sragen di mana satu unit mobil terperosok ke got akibat sopirnya baru belajar menyetir.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.