Muncul Klaster di Kelurahan Madiun Lor, Ada 8 orang yang Positif Corona
Ilustrasi petugas medis menangani virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Penularan Covid-19 di Kota Madiun semakin mengkhawatirkan. Dalam sehari, Jumat (4/12/2020), ada sebelas kasus konfirmasi positif baru. Dari sebelas kasus tersebut, delapan di antaranya merupakan dari klaster di Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo.

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri, mengatakan delapan orang yang terpapar Covid-19 ini merupakan warga Kelurahan Madiun Lor. Mereka merupakan kontak erat kasus Covid-19 nomor 209.

Viral Dokter Kecantikan di Solo Imbau Eks Pasien Covid-19 Donorkan Darah untuk Terapi Konvalesen

“Setelah kasus nomor 209 terkonfirmasi, dilakukan pemeriksaan rapid test dan swab pada 12 kontak eratnya. Dari hasil tes itu menyebutkan delapan orang terkonfirmasi positif,” kata dia dalam keterangan tertulis.

Delapan pasien baru itu antara lain kasus nomor 224 seorang pria berusia 36 tahun, kasus nomor 225 seorang anak perempuan berusia sembilan tahun, kasus nomor 226 seorang anak perempuan berusia 10 tahun, kasus nomor 227 seorang pria berusia 59 tahun, kasus nomor 228 seorang anak laki-laki berusia enam tahun, kasus 229 seorang anak perempuan berusia 13 tahun, kasus 230 seorang perempuan berusia 33 tahun, dan kasus nomor 231 seorang pria berusia 38 tahun.

Kontak Erat

Selain delapan kasus baru itu, kata dia, ada juga tiga kasus baru lainnya. Dua kasus baru merupakan kontak erat dari pasien konfirmasi nomor 211.

Kedua pasien itu adalah seorang perempuan berusia 40 tahun dan seorang anak perempuan berusia sembilan tahun. Keduanya dari Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman.

Satu kasus positif lainnya yaitu seorang perempuan berusia 64 tahun dari Kelurahan Demangan. Sebelumnya, pasien ini mengeluh sesak nafas dan dibawa ke rumah sakit.

Tetap Diizinkan Beroperasi Selama Libur Akhir Tahun, Objek Wisata Air di Klaten Wajib Taati Protokol Kesehatan

“Di RS dilakukan tes swab dan hasilnya positif. Saat ini pasien ini menjalani isolasi di rumah sakit karena mempunyai riwayat penyakit hipertensi,” ujar dia.

Dengan adanya tambahan sebelas kasus ini, jumlah pasien positif di Kota Madiun mencapai 234 orang. Dengan pasien sembuh sebanyak 189 orang dan 32 pasien menjalani isolasi. Sedangkan pasien meninggal dunia ada 13 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom