Mulai Tak Konsisten, Juventus Ingin Datangkan Guardiola
Josep Guardiola Sala. (Reuters)

Solopos.com, TURIN — Sebuah skenario besar disiapkan Juventus untuk mengembalikan kejayaan tim di pentas Eropa. Pelatih Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, disebut masuk dalam rencana tersebut menyusul hasil kurang meyakinkan pelatih saat ini, Maurizio Sarri.

Sejumlah media melaporkan Juve bakal serius melobi Pep untuk bergabung dengan tim musim depan apabila Sarri gagal mempersembahkan gelar Serie-A musim ini. Para petinggi Juve dikabarkan kecewa dengan kinerja Sarri musim ini.

Suami Jual Istri Rp50.000, Diceraikan Kalau Tak Mau

Belakangan Cristiano Ronaldo dkk. tampil inkonsisten dengan menelan dua kekalahan dari tiga laga terakhir di kompetisi domestik. Hasil itu membuat Juve melorot ke posisi kedua klasemen, disalip Inter. Presiden Juventus, Andrea Agnelli, dan direktur klub, Fabio Paratici, disebut telah menggelar pertemuan untuk menyikapi kondisi terakhir tim.

Daily Mail melansir salah satu poin utama pertemuan tersebut adalah membidik Guardiola sebagai pelatih anyar tim musim depan. Juventus berniat memanfaatkan situasi hambar Guardiola yang mulai kalah bersaing dengan Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, di Liga Premier Inggris.

City sendiri disebut enggan memperpanjang kontrak Pep yang habis tahun depan apabila sang pelatih gagal mendatangkan trofi Liga Champions. Hal ini setelah asa merebut gelar Liga Premier hampir mustahil. Sumber Juventus mengungkap rencana untuk membawa Guardiola ke Turin. Agnelli disebut bakal turun tangan langsung.

“Andrea tak pernah menyembunyikan ketertarikannya dengan Guardiola. Pertanyaannya apakah ini waktunya,” ujar sumber itu dilansir Football Italia, Selasa (11/2/2020).

Kabar Bagus! Persis Solo Vs Persib Bandung Dapat Izin

Sebelumnya sempat mencuat rumor Juventus akan kembali merekrut Massimiliano Allegri. Namun, dengan munculnya nama Guardiola, kubu Turin akan lebih memilih dilatih nama kedua. Di sisi lain, isu pergantian pelatih bisa membuat persiapan Juve menghadapi AC Milan dalam semifinal Coppa Italia, Jumat (14/2/2020) dini hari WIB, sedikit terganggu.

Sarri harus tetap fokus apabila tak ingin tersandung seperti saat dibekuk Hellas Verona beberapa hari lalu. Sarri harus memutar otak menyusul cedera paha Douglas Costa. Absennya sang winger membuat Sarri tampaknya harus menanggalkan pola 4-3-3. Formasi 4-4-2 dapat menjadi alternatif untuk menggedor pertahanan Milan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom