Mulai Senin, Pedagang Kuliner Karanganyar Boleh Jualan dan Layani Makan di Tempat

Pedagang kuliner di Kabupaten Karanganyar sudah boleh berjualan mulai Senin (26/7/2021) namun dengan sejumlah pembatasan.

 Kondisi Alun-alun Karanganyar yang sepi dari pedagang hampir sebulan lamanya karena PPKM darurat. Foto diambil Jumat (23/7/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kondisi Alun-alun Karanganyar yang sepi dari pedagang hampir sebulan lamanya karena PPKM darurat. Foto diambil Jumat (23/7/2021). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Para pedagang kuliner di Kabupaten Karanganyar mulai Senin (26/7/2021) sudah boleh kembali berjualan dan melayani di tempat.

Namun demikian, tetap ada sejumlah pembatasan yang harus diperhatikan oleh para pedagang tersebut. Informasi yang diperoleh Solopos.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengubah pendekatan izin aktivitas pelaku ekonomi mulai Senin.

Para pedagang mulai hari tersebut sudah diperbolehkan berdagang dengan sejumlah aturan pendamping. Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, ketika dihubungi Solopos.com melalui layanan pesan Whatsapp Minggu (25/7/2021).

Baca Juga: Ngumpul di Kawasan Wisata Sampai Dini Hari, 49 Remaja Digiring ke Polres Karanganyar

Yuli, sapaan akrab Bupati, mengatakan setelah adanya pelarangan berjualan bagi pedagang kuliner Karanganyar saat PPKM darurat, izin aktivitas ekonomi mulai diubah. Perubahan itu mendasarkan pendekatan PPKM level per Senin.

Menurut Yuli, pedagang akan diperbolehkan berjualan dan memberikan layanan makan di tempat dengan beberapa pembatasan. “Mulai tanggal 26 pendekatannya PPKM levelling ya. Untuk Karanganyar akan kami tindaklanjuti. Misal warung makan boleh makan di tempat dengan kapasitas tertentu dan lainnya,” ucapnya.

Baca Juga: Tetap Waspada! 43 Desa Di Karanganyar Endemis Demam Berdarah

Durasi Makan Maksimal 30 Menit Per Orang

Yuli mengatakan beberapa pembatasan itu antara lain warung makan hanya boleh melayani makan di tempat maksimal 50 persen dari kapasitas. Selain itu, durasi makan hanya diperbolehkan maksimal 30 menit untuk setiap pengunjung.

“Selain menerapkan protokol kesehatan ada aturan pembatasan juga. Untuk jam operasional nanti sampai pukul 21.00 WIB. Untuk perinciannya mohon bersabar karena kami masih berkoordinasi dengan Menko Kemaritiman dan Investasi,” imbuhnya mengenai aturan bagi pedagang kuliner Karanganyar.

Baca Juga: Ketimbang Uang, PKL Karanganyar Pilih Ini Untuk Kompensasi PPKM Darurat

Terpisah, Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jatiwibowo, mengatakan akan melangkah sesuai instruksi Bupati Karanganyar. Satpol PP saat ini masih menunggu perintah lebih lanjut setelah penerapan dan perpanjangan PPKM darurat.

“Kami masih menunggu perintah dari Bupati Karanganyar. Intinya kami siap melaksanakan apa yang diinstruksikan ke kami untuk penerapan setelah PPKM darurat pada Senin nanti,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkab Sukoharjo Jamin Sekolah Gratis dan KIS Keluarga Kartasura Tidur Di Warung Wedangan

Selain tawarkan rusunawa, Pemkab Sukoharjo memberikan jaminan sekolah gratis bagi anak-anak keluarga yang tinggal di kolong meja wedangan Kartasura.

Bed Isolasi RS Covid-19 Solo Mulai Kosong, Sukarelawan Dibebastugaskan

Bed ruang isolasi untuk merawat pasien di RS rujukan Covid-19 Kota Solo sudah jauh menurun bahkan mulai kosong dalam beberapa hari terakhir.

BPBD Karanganyar: Waspadai Bencana Awal Musim Hujan

BPBD Karanganyar mulai melakukan sosialisasi antisipasi bencana ke masyarakat di kawasan rawan bencana alam.

115 Desa di Boyolali Gelar Vaksinasi Covid-19, Sasar 15.000 orang

Melalui pengoptimalan tim vaksinasi desa, diperkirakan vaksinasi Covid-19 di Boyolali akan selesai di tahun ini.

Pemkot Solo-Kemenperin Kerja Sama Kembangkan AK Tekstil, Gibran: Terpenting Lulusan Terserap Industri

Pemkot Solo bekerja sama dengan Kemenperin dalam pengembangan Akademi Komunitas atau AK Tekstil terutama penyerapan tenaga kerja.

Bioskop Sukoharjo Sudah Kembali Buka, Ini Syarat bagi Pengunjung

Bioskop di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, sudah mulai buka, Kamis (16/9/2021), menyusul turunnya level PPKM dan zona risiko Covid-19.

Gibran Masuk Bursa Pilkada DKI Jakarta, Pengamat Politik Refly Harun: Cek Ombak

Pengamat politik nasional Refly Harun menyebut wacana Gibran maju sebagai cagub pada Pilkada DKI Jakarta hanya untuk cek ombak.

Angka Kesembuhan di Klaten Lebih Tinggi dari Kasus Terkonfirmasi Covid-19, Tapi...

Angka kesembuhan Covid-19 di Klaten dinilai jauh berada di atas angka terkonfirmasi Covid-19 dalam sehari, Kamis (16/9/2021).

Arisan Online Menjamur di Soloraya, Pengacara Solo Sebut ini Pemicunya

Arisan online marak di Soloraya belakangan ini dan tak sedikit yang akhirnya mbledos, uang member sulit kembali.

3 Warga Sragen Dibekuk Polisi Karanganyar Gara-gara Transaksi Sabu-Sabu

Tiga warga Sragen ditangkap aparat Satnarkoba Polres Karanganyar gara-gara transaksi narkoba jenis sabu-sabu di jalan Solo-Sragen.

Dilaporkan ke Polisi oleh Advokat dan Warga, Begini Tanggapan Bupati Sragen

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dilaporkan oleh empat warga dan 18 advokat ke Polres Sragen, Kamis (16/9/2021).

Dukung Penanganan Covid-19, Telkomsel Serahkan Alat Kesehatan ke Grup 2 Kopassus

Telkomsel kembali menyalurkan bantuan alat medis dalam rangka mendukung penanggulangan Covid-19 di Indonesia

Warga dan 18 Advokat Laporkan Bupati Sragen ke Polisi, Apa Masalahnya?

Sebanyak 18 advokat yang tergabung dalam PBH Peradi Sragen mendampingi empat warga melaporkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kepada Polres Sragen.

Pergoki Guru di Solo Tak Bermasker saat Sidak, Gibran: Kalau Diulangi, Enggak Usah PTM Saja!

Sejumlah guru tepergok tidak memakai masker di dalam kelas saat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sidak PTM.

Keren, 4 Pemuda Sukoharjo Wakili Jateng di Ajang Esport PON Papua 2021

Empat anak muda asal Sukoharjo yang tergabung dalam Rein Sport bakal mewakili Jateng di ajang eksibisi Esport PON 2021 di Papua.

Aneh! Air Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Mendadak Berwarna Merah

Air saluran irigasi di wilayah Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten, mendadak berwarna merah. Warga tak mengetahui sumber penyebab air saluran irigasi memerah itu.