Tutup Iklan
ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, BOYOLALI—Pada hari pertama pembukaan pendaftaran calon kepala desa (cakades) di https://soloraya.solopos.com/read/20190517/492/992807/petahana-ini-dikabarkan-ajak-istri-maju-pilkades-boyolali" title="Petahana Ini Dikabarkan Ajak Istri Maju Pilkades Boyolali">Boyolali, Rabu (15/5/2019), sejumlah warga mendatangi panitia pemilihan kepala desa di desanya masing-masing, untuk mendaftarkan diri sebagai bakal cakades.

Tak cuma itu, sejumlah warga, bakal calon kades nonpetahana mulai meramaikan kontestasi. Beberapa di antaranya sudah memasang gambar diri di ruang publik.

Di Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, sedikitnya dua spanduk berbahan MMT dengan gambar bakal calon kades sudah dipasang. Bakal calon kades adalah Agus Sunarno dan Edhy Prasetyo.

Spanduk mereka yang berukuran sekitar 1 meter x 1 meter berdiri berjajar di sisi selatan Kantor Desa Sawahan. Spanduk lain bergambar Edhy juga ditemukan di dekat terowongan tol Solo-Kertosono (Soker) desa setempat.

Agus dan Edhy dipastikan maju bersaing sebagai bakal cakades Sawahan, dan akan menjadi penantang bagi Poniman, calon petahana yang juga dipastikan bakal maju lagi.

Agus dan Edhy telah menyerahkan persyaratan dokumen administrasi pendaftaran Rabu. Di antaranya adalah fotokopi kartu keluarga (KK), KTP, surat keterangan kepolisian, serta ijazah semua jenjang pendidikan.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, di Kantor Desa Sawahan, Agus merupakan warga putra daerah asli Sawahan yang membawa misi jujur, amanah, dan merakyat.

Sementara Edhy diketahui sebagai warga kelahiran Grobogan, Purwodadi. Sebelum mendaftar sebagai bakal calon kades, Edhy merupakan ketua RT 004/RW 006 Dusun Sadon, Desa Sawahan.

Sementara itu, Bidang Penyaringan dan Penjaringan Panitia Pilkades Desa Sawahan, Eko Kusyanto, mengatakan selain dua orang tersebut dimungkinkan masih ada lagi calon yang bakal mendaftar. “Prediksinya lebih dari tiga, termasuk kades petahana, Poniman, dipastikan maju lagi,” ujar Eko.

Kampanye

Meski demikian Eko menyebutkan baru dua orang yang resmi mendaftar sebagai bakal calon kades. Kades Petahana, Poniman, mengatakan dirinya kini masih mempersiapkan persyaratan pendaftaran.

Mantan Kepala Desa Dibal, Budi Setiyono, mengatakan mantap maju kembali dalam pilkades tahun ini untuk masa jabatan kedua. Sebelumnya diketahui sejumlah poster bernada https://soloraya.solopos.com/read/20190516/492/992540/calon-petahana-pilkades-boyolali-mulai-kampanye-via-poster-dan-medsos-" title="Calon Petahana Pilkades Boyolali Mulai Kampanye Via Poster dan Medsos">kampanye milik Budi terpasang di pinggir jalan-jalan desa.

“Ini masih persiapan berkas, kemungkinan baru hari kedua atau ketiga akan mendaftar,” terang Budi. Terkait pemasangan spanduk yang mendahului jadwal kampanye, Budi mengatakan hal tersebut murni berasal dari warga Dibal. Dirinya sebagai bakal calon kades mengaku tidak mengeluarkan uang sepeser pun.

Hari Pertama

Terkait penantang, Budi menyebut dimungkinkan akan ada satu warga lain yang mendaftar sebagai bakal calon kades. Sehingga dia tidak akan melawan kotak kosong.

Di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, kontestasi pilkades belum terlihat. Anggota panitia pilkades Ngesrep, Sidiq Arkanuddin, mengatakan pada hari pertama pendaftaran belum ada bakal calon kades yang mendaftarkan diri.

Seperti diketahui, Boyolali akan menggelar Pilkades serentak pada 29 Juni mendatang.https://soloraya.solopos.com/read/20190404/492/982827/pilkades-serentak-229-desa-di-boyolali-digelar-29-juni-sebagian-pakai-e-voting" title="Pilkades Serentak 229 Desa di Boyolali Digelar 29 Juni, Sebagian Pakai E-Voting"> Pilkades digelar di 229 desa yang kepala desanya (Kades) berakhir masa jabatannya 16 April atau September 2019.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten