Mulai Malam Ini Jalur Bawah Flyover Palur Karanganyar Ditutup 24 Jam

Jalur bawah flyover Palur, Karanganyar, ditutup 24 jam mulai Rabu (28/7/2021) pukul 21.00 WIB untuk mendukung PPKM level 4.

 Situasi lalu lintas di Flyover Palur, Karanganyar Senin (26/7/2021). (Solopos/Candra Mantovani)

SOLOPOS.COM - Situasi lalu lintas di Flyover Palur, Karanganyar Senin (26/7/2021). (Solopos/Candra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYAR — Satlantas Polres Karanganyar kembali menerapkan pembatasan mobilitas masyarakat di sejumlah ruas jalan, salah satunya dengan menutup jalur bawah flyover Palur mulai Rabu (28/7/2021) pukul 21.00 WIB.

Pembatasan dilakukan lantaran mobilitas masyarakat masih tinggi pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko, ketika dihubungi Solopos.com, Rabu siang, mengatakan kembali menerapkan aturan pembatasan mobilitas setelah evaluasi pada dua hari pertama PPKM Level 4.

Baca Juga: Pemprov Jateng Percepat Vaksinasi Covid-19, Pekan Ini Tersedia 770.000 Dosis Vaksin

Satlantas Polres Karanganyar memutuskan untuk menutup jalur di bawah flyover Palur selama 24 jam mulai Rabu malam.

jalur bawah flyover palur
Skema penutupan jalan dan jalur bawah flyover Palur, Karanganyar. (Istimewa)

“Kami melihat mobilitas masyarakat masih tinggi. Meskipun sudah ada tren penurunan kasus Covid-19, tapi naik turunnya belum stabil. Makanya kami memutuskan membatasi akses masuk Karanganyar Kota dengan penyekatan,” ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Akui Sulit Terapkan Pembatasan 20 Menit Makan di Tempat

Penyekatan selama 24 jam, menurut Kasatlantas, diterapkan pada jalur bawah flyover Palur. Kemudian jalur dari arah Sragen menuju Karanganyar Kota dialihkan melalui Simpang 3 Gudang Garam ke kiri (jalur Tasikmadu-Karanganyar).

Rekayasa Lalu Lintas

Selain penyekatan pada jalur tersebut, Satlantas Polres Karanganyar juga membatasi akses jalan di Simpang 4 Papahan hingga Jembatan Siwaluh mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Baca Juga: Nasib SD Negeri Bermurid Minim di Karanganyar di Ambang Regrouping

Kasatlantas mengatakan pembatasan akan dilakukan terus hingga PPKM Level 4 berakhir. Saat ini Satlantas masih terus mengevaluasi sistem rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan mulai Rabu malam nanti.

“Semua serentak nanti akan diterapkan pada Rabu pukul 21.00 WIB. Jalan Lawu untuk mendukung pembatasan kegiatan. Jadi setelah pukul 21.00 WIB, kami harap aktivitas di kawasan tersebut bisa berhenti dan masyarakat bisa di rumah saja,” imbuhnya.

Baca Juga: Penyekatan di Karanganyar Berakhir, Akses Seluruh Jalan Sudah Dibuka

Kasatlantas berharap kebijakan Satlantas Polres Karanganyar bisa dimaklumi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi persebaran Covid-19 bisa segera dikendalikan.

Berita Terkait

Berita Terkini

PTM Bergulir, Sopir Angkuta Wonogiri Berharap Pelajar Boleh Naik Angkutan Umum

Para sopir angkutan umum perkotaan atau angkuta Wonogiri berharap para pelajar diperbolehkan naik angkuta saat PTM bergulir nanti.

Alhamdulillah.....Satlantas Solo Bagikan 1.500 Paket Sembako

Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini yang membutuhkan kepekaan sosial untuk saling menguatkan. “

Operasi Knalpot Brong Karanganyar Jaring 1 Pelanggar

Polisi sudah memetakan sejumlah lokasi untuk penertiban knalpot brong maupun balap liar.

Mahasiswa UIN RM Said Surakarta Tuntut PTM Segera Digelar

Bagi mahasiswa yang berasal dari tempat yang jauh kuliah online dari indekos terasa kurang nyaman dan kurang maksimal.

Mabes Polri: Jangan Lengah, Corona Belum Musnah!

Indonesia kembali menerima 684.900 dosis vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu.

Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.