MUI Kritik Program Ramadan di TV, Mamah Dedeh Dianggap Dangkal

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menegur program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan di ANTV karena goyangan erotis. Tak hanya itu, kini MUI menyoroti program Ramadan yang dinilai tak sejalan dengan tradisi Ramadan.

Wakil Sekretaris Komisi Infokom MUI Elvi Hudhriyah mengatakan program dengan pengisi acara Mamah Dedeh, Abdel Achrian, Ustaz Wijayanto, dan sejumlah nama presenter beken lainnya seperti Irfan Hakim dan Ramzi, itu punya catatan buruk.

Elvi mengatakan acara yang dipandu oleh mereka sebenarnya memiliki konten yang positif. Hanya saja pembawaan yang tidak baik memberikan catatan buruk terhadap program maupun pengisi acara.

“Ada model program positif, seperti AKSI Indosiar dan Qori Indonesia. Tapi disayangkan tampilan host acara yang berasal dari komedian tercatat melakukam aksi yang tidak patut, seperti rayuan pada lawan jenis dan ejekan fisik,” kata Elvi.

Elvi lalu memberikan contoh seperti apa yang dilakukan oleh Abdel saat memandu acara Qori Indonesia di RTV. MUI menilai Abdel mengeluarkan kata yang tidak patut yakni berupa rayuan untuk peserta perempuan.

“Itu kan acara di RTV acara Qori, acara Qori ini menampilkan para qari-qariah pembaca Alquran dengan tilawah yang bagus, juri-jurinya internasional. Nah ini pembawa acaranya komedian, jadi apapun dibikin komedi sama dia. Misalnya ada peserta wanita yang cantik lalu kemudian kayak dirayu itukan enggak etis. Sedangkan itu acara sakral acara baca Alquran,” tutur Elvi.

Menurutnya, faktor pemandu acara yang berlatar belakang seorang komedian juga dapat memberikan dampak tidak baik terhadap program dan konten acara. “Kontennya bagus cuma dibumbui lawakan yang tidak bernilai. Itu kadang-kadang banyak sisipan-sisipan candaan yang tidak mendidik,” ucapnya.

Sedangkan untuk Mamah Dedeh dalam acara Curhat Dong Mah di Indosiar, MUI menilai kualitas jawaban Mamah Dedeh mengenai hukum posting kegiatan ibadah di media sosial bersifat dangkal. Mamah Dedeh juga masih menggunakam dialek khas daerah asal saat melafalkan huruf hijaiyah dalam ceramahnya.

“Kualitas jawaban Mamah Dedeh mengenai hukum posting kegiatan ibadah di media sosial bersifat dangkal, generalisasi, dan vonis. Bacaan lafaz huruf fa menjadi pa,” tandas Elvi.

Adapun hasil pemantauan terhadap acara Ramadan di televisi saat sahur dan menjelang berbuka puasa itu telah dilakukan MUI sejak awal Ramadan hingga hari ke-20. Pemantuan dilakukan kepada 16 stasiun televisi dengan melibatkan 20 orang pemantau dari pihak MUI.


Berita Terkait

Berita Terkini

PPKM Turun Level, Penumpang KRL Solo-Jogja dan Prameks Terus Meningkat

Jumlah penumpang KRL Solo-Jogja mengalami kenaikan setelah ada pelonggaran aturan seiring turunnya status PPKM ke level 2.

Rawan Kecelakaan, Ini Tiang Listrik di Tengah Jalan Depan TSTJ Solo

Keberadaan tiang listrik yang berada di tengah jalan sudah berlangsung sejak lama

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Tertangkap, Ini Identitasnya

Polres Sleman akhirnya menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang perempuan di daerah Moyudan.

Cara Cegah Covid-19 pada Bayi Baru Lahir

Tips kesehatan kali ini membahas tentang cara mencegah penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir.

Tolak Damai, Korban Pencabulan Kapolsek Tuntut Hukuman Maksimal

Keluarga menyambut baik kecepatan Polda Sulteng dan langsung mengusut serta mencopot Iptu I Dewa Gede Nurate itu dari jabatannya.

Belasan UKM di Klaten Korban Order Fiktif Rp2 Juta Lapor ke Polisi

Aksi orang tak dikenal yang menipu para pedagang kecil dinilai sangat merugikan masyarakat dan pengelola panti asuhan putri di Tonggalan, Klaten Tengah.

Dua Pemain PSG Pati Dihukum Berat Komdis PSSI, Ini Pelanggarannya

Dua pemain PSG Pati mendapat hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis PSSI) karena perilaku tak terpuji di lapangan.

Trending di Twitter, Ini Fakta Kim Seon Ho yang Terbelit Skandal Aborsi

Kim Seon Ho meminta maaf lantaran sempat bungkam saat kabar paksa aborsi itu merebak.

Belasan UKM di Klaten Kena Order Fiktif, Antar Pesanan hingga Rp2 Juta

Belasan pelaku UKM itu telanjur mengirim pesanan ke Panti Asuhan Putri Aisyiyah di Tonggalan, Klaten Tengah, padahal pengelola panti tersebut sama sekali tidak memesan seblak atau bakso dari para pedagang kecil.

Libur Maulid Nabi, Tawangmangu Cenderung Sepi

Arus lalu lintas di Tawangmangu, Karanganyar, pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (20/10/2021) cenderung sepi.

ANIES Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024

Deklarator ANIES, Laode Basir, mengatakan kegiatan ini bermula dari diskusi empat tahun kepemimpinan Anies Baswedan di Jakarta.

Protes Tempat Karaoke & Prostitusi Ditutup, Ormas di Pati Surati Jokowi

Penutupan prostitusi dan tempat karaoke ilegal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah (Jateng) mendapat protes dari organisasi masyarakat (ormas).

Celine Evangelista Disebut Punya Teman Baru pada Juni, Orang Ketiga?

Sepertinya bukan hanya Celine Evangelista yang punya teman baru, Stefan William juga mengaku tengah dekat dengan seorang perempuan.

Pelonggaran PPKM, Anak Dibawah 12 Tahun Boleh Kunjungi TSTJ Solo Lho!

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/3529

Jokowi : Kepala Daerah Jangan Latah! Harus Fokus pada Produk Unggulan

Presiden Jokowi berharap agar pasar dalam negeri Indonesia jangan sampai direbut oleh produk-produk negara lain.