Muhammadiyah segera bentuk asosiasi pengusaha
Umar Hasyim (Dok.SOLOPOS)
Umar Hasyim (Dok.SOLOPOS)

Solo (Solopos.com)--Asosiasi pengusaha Muhammadiyah di wilayah Kota Solo segera dibentuk.

Asosiasi yang satu-satunya bakal lahir di Solo ini akan bernaung di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Ketua Majelis Ekonomi Kewirausahaan dan Pengembangan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo, Umar Hasyim, saat ditemui wartawan, di Solo, Sabtu (29/10/2011), mengungkapkan pembentukan asosiasi tersebut berawal dari kenyataan bahwa banyak pengusaha Muhammadiyah yang berkerja sendiri-sendiri.

Tidak ada sinergi di antara mereka, sehingga banyak peluang yang seharusnya menguntungkan bersama lepas.

“Pengusaha Muhammadiyah ada dari tingkat PKL (pedagang kaki lima-red) sampai pengusaha besar. Kalau bisa menghubungkan PKL ini langsung dengan pengusaha distributor barang, tentu lebih menguntungkan,” ujar Umar.

Proses pembentukan asosiasi sendiri berawal tiga bulan lalu dengan dibentuknya tim survei yang mengumpulkan data para pengusaha Muhammadiyah.

Hingga kini sedikitnya 195 pengusaha dari tingkat kecil hingga menengah telah dihimpun. Di luar itu, diperkirakan masih ada 500 pengusaha Muhammadiyah lain yang segera masuk dalam daftar calon anggota asosiasi.

“Ternyata banyak sekali, dari mulai pedagang kelontong sampai percetakan. Rumah makan juga ada,” imbuh Sekretaris Bendahara Majelis Ekonomi PDM Solo, Iswahyudi.

Saat ini tim terus menghimpun data dan menelusur semua pengusaha. Tim juga melakukan lobi-lobi ke kalangan pengusaha besar anggota Muhammadiyah untuk bergabung.

(tsa)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom