Ilustrasi mudik (Solopos-Whisnupaksa Kridangkara)

Solopos.com, SOLO -- Jl. Ahmad Yani Solo menjadi jalur tengkorak yang harus diwaspadai para pengendara yang melintasi Kota Solo saat arus mudik maupun balik Lebaran 2019 nanti.

Di ruas jalan ini ada dua lokasi yang sangat rawan kecelakaan yakni di sekitar pertigaan Kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo dan sekitar Pertigaan Ganesha dekat Pasar Mebel Banjarsari. Hal itu berdasarkan pengalaman Lebaran 2017 dan 2018 lalu.

“Persimpangan depan UTP rawan karena merupakan jalur cepat, menikung, serta ada pertigaan menuju Pasar Depok. Karakteristik jalur itu pun menyempit dan rimbun pepohonan sehingga sedikit gelap. Sedangkan di Pertigaan Ganesha tanjakan,” ujar Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, Jumat (24/5/2019).

Busroni menjelaskan Jl. Ahmad Yani di Pertigaan Ganesha hingga Pasar Mebel menikung dan tidak rata (tanjakan) sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Selain kondisi itu di Pertigaan Ganesha jalurnya bercabang yang memisahkan dari Jl. Ahmad Yani.

“Dua jalur dipisahkan garis markah, pemukiman di kanan-kiri lokasi sehingga banyak keluar masuk kendaraan dari area permukiman,” kata dia.

Di jalur itu pengendara dari arah barat cenderung memacu kendaraan dengan kencang dari Perempatan Ngemplak karena mulai dari Perempatan Ngemplak hingga Pertigaan Ganesha dan Pasar Mebel kondisi jalurnya mulus, menikung, dan menanjak.

Berdasarkan data di Satlantas Polresta Solo, kecelakaan lalu lintas di dua ruas jalan tersebut kerap terjadi pada malam hari. Selain dua lokasi itu, menurut Busroni, ada juga beberapa ruas jalan lain di Kota Bengawan yang harus diwaspadai karena rawan kecelakaan.

Misalnya Jl. Sumpah Pemuda di Mojosongo. Di jalur itu pernah terjadi kecelakaan maut melibatkan beberapa kendaraan bermotor. Truk tronton hilang kendali dan menabrak beberapa sepeda motor pada 6 Maret 2019.

Tujuh kendaraan bermotor berupa truk, mobil, dan sepeda motor, tertabrak truk tronton yang hilang kendali. Empat orang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang menggemparkan wong Solo saat itu.

“Kami mengimbau sebelum perjalanan mudik periksa kondisi kendaraan, pastikan dalam kondisi prima. Bila ngantuk di jalan istirahat saja,” seru dia.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten