MUDIK LEBARAN 2013 : Awas, Jalan Boyolali-Jatinom Minim PJU
Minimnya JPU di jalan Boyolali-Jatinom dikeluhkan pengguna jalan (Himawan Adhi R/JIBI/Solopos)
Minimnya JPU di jalan Boyolali-Jatinom dikeluhkan pengguna jalan (Himawan Adhi R/JIBI/Solopos)
Minimnya JPU di jalan Boyolali-Jatinom dikeluhkan pengguna jalan (Himawan Adhi R/JIBI/Solopos)

Solopos.com, BOYOLALI -- Jalan Boyolali-Jatinom, Klaten minim penerangan jalan umum (PJU). Padahal,  jalur ini bakal menjadi jalan alternatif bagi pemudik menuju Jogjakarta pada arus mudik dan balik Lebaran ini.

Jalan yang melintas di Wilayah Desa Manggis ini  memang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Jalur ini menjali jalur perlintasan truk dan mobil pribadi pada hari-hari biasa. Tetapi pada setiap momen mudik Lebaran jalur ini tidak dilewati oleh truk, tetapi lebih didominasi kendaraan pribadi. Pantas jalur ini dipilih oleh warga karena dapat meringkas waktu tempuh dibanding memutar melalui Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Sopir Angkot, Priyo Suwarno,55,saat ditemui Solopos.com, Selasa (23/7/2013), mengatakan sepanjang jalan Boyolali-Jatinom, tepatnya dari  dekat Kelurahan Kemiri hingga Jatinom, Kabupaten Klaten  memang minim PJU. Padahal jalan ini merupakan jalur perlintasan yang ramai dari siang hingga malam hari.

“Beberapa pertigaan juga rawan kecelakaan seperti di pertigaan Sepet, Desa Manggis, dan pertigaan Logerit, di situ juga tidak ada PJU,” ujar dia.

Dia mengakui jalan yang masuk wilayah Boyolali sudah lebih baik dibanding di Klaten, tetapi dia mempertanyakan mengapa penerangan jalan raya tak kunjung dipasang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho