Mudik ke Solo, Presiden Jokowi Ziarah dan Bagi-Bagi Sembako
Presiden Joko Widodo dibantu paspampres membagikan paket sembako dan masker kepada masyarakat di sekitar Pasar Tuban, Gondangrejo, Karanganyar, Sabtu (29/8/2020). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi ziarah ke makam orang tuanya, Widjiatno Notomihardjo dan Sudjiatmi Notomihardjo, di kompleks permakaman keluarga di Dukuh Mundu, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Sabtu (29/8/2020).

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, rombongan Presiden Jokowi sampai di lokasi makam untuk ziarah pukul 09.06 WIB. Presiden menggunakan mobil pribadi Toyota Alphard warna hitam dengan pelat nomor B1924WZT.

Turut datang bersama Presiden, dua orang anak lelakinya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Ibu negara, Iriana, tidak tampak mendampingi Presiden. Selain dua anak lelakinya, Presiden Jokowi didampingi dua adik perempuannya, yakni Titik Relawati dan Ida Yati.

Penyerang Polsek Ciracas Sekitar 100 Orang, Polisi Buru Pelaku

Informasi awal, kegiatan Presiden di kota kelahirannya ini bersifat tertutup karena agenda pribadi. Kedatangannya ke Kota Solo setelah menyelesaikan kunjungan kerja di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (28/8/2020).

Sistem Peringatan Dini Tsunami

Di sana, Jokowi meresmikan Yogyakarta International Airport (YIA), pengoperasian Menara Airnav Indonesia, dan sistem peringatan dini tsunami. Jokowi didampingi  Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan lain-lain.

Kepala Desa Selokaton, Sutino, menuturkan Presiden datang ke makam bersama keluarga kemudian membacakan tahlil dan doa. Sutino menyampaikan seluruh kegiatan di area cungkup kompleks permakaman keluarga tertutup. Tidak ada yang boleh masuk selain keluarga.

"Bapak Presiden sampai pukul 09.00 WIB. Rombongan ada empat mobil. Dua anak lelaki dan keluarga. Masuk ke cungkup itu sudah tertutup. Selain keluarga tidak boleh masuk. Yang saya dengar membacakan tahlil, yasin, dan sebagainya," tutur dia.

Fix, 18.444 UMKM Solo Diajukan Dapat Bansos Rp2,4 Juta

Sutino tidak tahu pasti perihal kepulangan Jokowi ke Kota Solo dan menjenguk makam ibunya karena bertepatan dengan peringatan kematian.

Tetapi, Sutino menduga kedatangan orang nomor satu di RI itu karena bertepatan dengan 10 Muharam yang jatuh pada hari Sabtu.

"Ini kan 10 Muharam atau Sura. Presiden beserta keluarga berdoa cukup lama. Ada 30 menit hingga 45 menit. Sebelum beliau pulang berpesan pada juru kunci untuk menjaga makam dengan baik," jelas dia.

Presiden melanjutkan kegiatannya di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Jokowi sempat menyapa warga yang berada di sekitar area permakaman dan Pasar Tuban.

Tas Warna Merah Putih

Jokowi membagikan paket sembako dalam tas warna merah dan putih. Selain paket sembako, Jokowi juga membagikan masker kepada warga. Pembagian paket sembako dan masker tidak langsung dilakukan oleh Jokowi melainkan Paspamres.

"Yang membagikan pengawalnya [Paspampres]. Saya kurang tahu Pak Presiden turun atau tidak. Pembagian di jalan besar [Jalan Solo-Purwodadi] dan sekitar Pasar Tuban Kecamatan Gondangrejo," ungkap dia.

10 Berita Terpopuler : Viral Bubur Bakar Badran Solo Belinya Harus Antre

Salah satu penerima paket sembako dari Presiden, Munawar, mengaku senang mendapat paket sembako dari orang nomor satu di RI. "Saya terima kasih kepada Pak Presiden. Atas bantuan sembakonya. Terima kasih, Pak," tutur dia.

Warga lain, asal Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Tugimin, mengaku mendapat dua buah masker dari Presiden.

Dia mengaku kebetulan melintas di sekitar lokasi saat Presiden membagikan masker dan paket sembako. "Saya senang dapat dua masker. Dari Presiden. Satu nanti mau saya berikan untuk istri," ungkap dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom