Tutup Iklan
Astrid Widayani (Istimewa)

Muda Berkarya hadir setiap Jumat di The Young Koran Umum Solopos diasuh oleh Astrid Widayani, inisiator Youth Reinforcement Program (YRP).  Sekretariat YRP di Jl. MT Haryono 34B, Manahan, Solo, Telepon  (0271) 7467243, WA 08562816271.

Solopos.com, SOLO -- Kehidupan terus berjalan dan rutinitas menuntut kita untuk terus berjuang mempertahankan semangat menuju harapan atau cita-cita. Banyak yang beruntung bisa mendapatkan suntikan semangat dari lingkungan terdekatnya. Namun tidak sedikit pula yang harus bisa mencari sumber untuk menciptakan api semangat dalam dirinya.

Istilah semangat hidup dalam konteks pengembangan diri dikenal dengan motivasi diri. Motivasi adalah suatu upaya individu dalam mendorong sumber daya yang ada pada dirinya untuk mencapai apa yang diinginkan, memenuhi rasa cukup dalam hidup, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Motivasi diri merupakan salah satu kunci keterampilan hidup dan berperan sangat penting dalam upaya pengembangan diri seseorang. Seringkali kita mendengar ada berbagai sumber motivasi diri seperti adanya seminar motivasi oleh seorang motivator andal atau kumpulan motivasi dari sebuah buku.

Individu

Astrid Wijayani

Semahal apapun seminar yang kita hadiri atau buku yang kita beli, keberhasilan pengembangan diri tergantung pada masing-masing implementasi motivasi tiap individu. Maka ada baiknya kita mengenali dari mana sumber motivasi yang kita miliki dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Pada dasarnya, motivasi terbagi menjadi dua sumber, yaitu dari persepsi diri yang bersifat relatif (intrinsic) dan dari pemenuhan kebutuhan yang berfokus terhadap hasil (extrinsic). Intrinsic Motivation dimaknai sebagai pemenuhan kepuasan individu terhadap sesuatu, misalnya bagaimana individu melakukan sesuatu karena passion, minat atau bakat, tantangan, dan pembuktian diri.

Sedangkan Extrinsic Motivation diartikan sebuah upaya atau tindakan yang dilakukan individu untuk memperoleh hasil seperti mendapatkan gaji, memperoleh nilai yang tinggi, mendapatkan bonus atau hadiah, dan lain sebagainya.

Ada banyak keuntungan apabila seseorang bisa mempertahankan motivasi diri, antara lain bisa menjadi individu yang lebih teratur, memiliki kemampuan manajemen diri termasuk manajemen waktu, serta memiliki kepercayaan diri dan self-esteem yang tinggi.

Akan tetapi, dalam menyikapi pasang surut kehidupan, bagaimana seseorang bisa mempertahankan motivasi dirinya? Daniel Goleman, pengarang dari beberapa buku mengenai Kecerdasan Emosional, menyampaikan bahwa ada 4 (Empat) elemen yang bisa membangun motivasi diri, yaitu:

1. Dorongan individu untuk mencapai apa yang menjadi tujuan hidup. Setiap individu harus bisa mengukur diri dan menentukan visi hidupnya.

2. Komitmen, baik komitmen terhadap diri sendiri atau komitmen terhadap perusahaan atau organisasi tempat seseorang memenuhi kebutuhan hidupnya.

3. Inisiatif yang ditandai dengan adanya kesiapan dalam menghadapi segala perubahan dan tantangan hidup.

4. Optimisme atau sebuah kemampuan bertahan dalam menjalani hidup dengan sudut pandang yang positif.

Apabila masih ada yang memiliki keraguan atau pertanyaan mengenai motivasi diri, kami Youth Reinforcement Program (YRP) akan siap mendampingi secara personal dan sekaligus mengembangkan potensi diri secara optimal.

Dengan demikian maka siapapun dapat merasakan adanya motivasi diri dalam setiap langkah hidupnya hingga mencapai gerbang kesuksesan. Apapun cita-cita atau tujuan hidupmu, believe in yourself that you can do it and always have the power to pursue it.

Salam Muda Berkarya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten