Ilustrasi mayat (Solopos-Dok)

Solopos.com, KLATEN -- Warga Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten digemparkan penemuan satu unit sepeda motor di tumpukan sampah dekat sungai desa setempat, Rabu (11/9/2019) pagi.

Polisi menduga sepeda motor berpelat nomor AD 2642 VW itu milik pria gay yang mayatnya ditemukan di saluran air Kepanjen, Delanggu, Senin (9/9/2019) lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, sepeda motor tak bertuan di tumpukan sampah itu kali pertama ditemukan salah seorang pamong desa di Wunut. Polisi yang memperoleh laporan langsung mendatangi lokasi.

Lokasi penemuan sepeda motor itu di Kecamatan Tulung yang berbatasan dengan Boyolali. Saat ditemukan, sepeda motor itu dalam kondisi ambruk dengan mesin mati.

"Tidak ditemukan surat tanda nomor kendaraan [STNK] di motor itu. Tadi sempat ada lumpurnya juga,” kata Kapolsek Tulung, AKP Suyarta, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, kepada Solopos.com, Rabu (11/9/2019).

AKP Suyarta mengatakan jajarannya sudah berkoordinasi dengan Polres Klaten. Hasil penyelidikan sementara, sepeda motor yamaha Mio J itu masih ada kaitannya dengan kasus dugaan pembunuhan pria gay di Kepanjen, Delanggu, beberapa waktu lalu.

“Arahnya memang ke sana. Sepeda motor itu diduga milik korban pembunuhan di Delanggu. Kuat dugaan pula, sepeda motor itu dibuang pelakunya. Dilihat dari kondisi di lapangan, sepeda motor itu baru dibuang pagi ini tadi [kemarin],” katanya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengatakan masih menyelidiki kasus pembunuhan pria gay di Delanggu. Sepeda motor yang ditemukan warga di Tulung tersebut sudah dibawa ke Mapolres Klaten.

“Dari temuan ini [sepeda motor di Tulung], ada kemungkinan pelaku mengarah ke daerah Boyolali. Tapi, ini masih diselidiki lebih lanjut,” katanya.

AKP Dicky Hermansyah mengatakan jumlah saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini baru tiga orang. Di samping memintai keterangan para saksi, polisi juga berusaha menelusuri rekam jejak korban pembunuhan dari telepon seluler (ponsel) yang ditemukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP), awal pekan lalu.

“Barang bukti yang ditemukan di lokasi itu kan pisau, sandal, kacamata, tas, dan ponsel. Di dalam ponsel itu masih ada simcard-nya. Kami berusaha mengolah data terlebih dahulu. Korban pembunuhan di Delanggu itu, MRJ, 41, warga Teras, Boyolali,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten