Instruktur safety riding Astra Motor Jateng, Isa Giant Imandra, saat melakukan latihan di depan Kantor Astra Motor Jateng di Jl. Gajah Mada, Semarang, beberapa waktu lalu. Latihan itu digelar sebagai persiapan Isa sebelum menghadapi The 18th Safety Japan Instructors Competition di Jepang, Oktober nanti. (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Astra Motor Jateng)

Motor Honda, instruktur dari Astra Motor Jateng menjadi wakil Indonesia pada kontes safety riding di Jepang.

Solopos.com, SEMARANG – Instruktur keselamatan berkendara dari diler utama sepeda motor Honda di Jawa Tengah, Astra Motor Jateng, Isa Giant Imandra, akan bersaing mewakili Indonesia pada ajang The 18th Safety Japan Instructors Competition yang dihelat di Suzuka, Jepang, 19-20 Oktober mendatang.

Isa menjadi wakil Indonesia dalam ajang yang mempertemukan instruktur safety riding terbaik dari berbagai negara di dunia itu, setelah pada ajang The 11th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2017 di Surabaya, Mei lalu, tampil sebagai runner up pada kelas big bike atau motor gede (moge) kapastitas 400 cc.

Safety Riding Supervisior Astra Motor Jateng, Oke Destiyanto, mengatakan The 11th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2017 merupakan ajang yang mempertemukan instruktur safety riding dari berbagai diler utama Honda se-Indonesia. Dalam ajang itu, Isa tampil di dua kelas, yakni 150 cc dan 400 cc.

“Di kelas 150 cc Isa gagal meraih juara karena ada sedikit miss saat perlombaan. Untungnya, di kelas 400 cc atau big bike dia bisa membayar kesalahan itu dan meraih juara kedua, sehingga mendapat golden ticket untuk mewakili Indonesia ke Jepang,” terang Oke saat menggelar jumpa pers di Semarang, Sabtu (23/9/2017).

Oke menambahkan di Jepang nanti Isa akan bersaing dengan instruktur safety riding terbaik dari delapan negara peserta, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Jepang, Turki, India, dan Australia. Ia pun berharap Isa bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya sehingga bisa memberikan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia dan Astra Motor Jateng.

Sementara itu, Isa mengaku telah melakukan persiapan cukup matang guna menghadapi kontes instruktur safety riding di Jepang nanti. Ia menyebutkan pada kontes nanti ada tiga tantangan yang harus dihadapi tiap peserta, yakni nomor breaking, balancing, dan slalom.

Di nomor breaking, setiap peserta akan diminta menunjukkan pengereman yang sesuai dengan standar keselamatan berkendara. Sementara di nomor balancing, setiap kontestan akan diminta menunjukkan keseimbangannya berkendara di atas jalan yang sempit. Sedangkan nomor slalom akan menguji ketangkasan para instruktur berkendara di lintasan yang berliku.

“Sejauh ini persiapannya sudah cukup. Semoga di Jepan nanti bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dan memberikan prestasi bagi Indonesia,” ujar pria asal Semarang itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten