MOTOGP DI INDONESIA : Indonesia Batal Gelar Motogp 2017
aksi para pembalap MotoGP di Sirkuit Brno (Reuters)

Motogp di Indonesia musim 2017 batal digelar.

Solopos.com, JAKARTA – Indonesia dipastikan tak bisa menggelar Motogp 2017. Opertaor Motogp, Dorna, menilai Sirkuit Sentul yang akan jadi venue balapan dinilai belum memenuhi standar untuk menggelar Motogp.

Melalui surat yang ditujukan kepada Menpora, Dorna menyampaikan hal tersebut. Dalam surat itu, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menyatakan Sirkuit Sentul saat ini belum menggunakan standard FIM Homologation. Mereka juga menyatakan telah berulang kali meminta Sentul untuk mengirim master plan termasuk modifikasi sirkuit yang telah dilakukan --berikut pula area di luar sirkuitnya.

"Master plan tersebut ternyata belum pernah dikirimkan kepada kami sampai saat ini, dan akibatnya sangat tidak mungkin menyelenggarakan MotoGP di tahun 2017," demikian isi surat Dorna yang dilansir Detik.com, Rabu (13/7/2016).

Surat dari Dorna untuk Menpora (Detik.com)
Surat dari Dorna untuk Menpora (Detik.com)

Seperti diketahui, Indonesia telah diberi kesempatan untuk menggelar MotoGP selama tiga musim yakni mulai 2017 hingga 2019 oleh Dorna. Tanggal 30 Juni 2016 sebenarnya adalah batas waktu untuk melakukan tanda tangan kontrak dengan Dorna. Namun, pemerintah Indonesia belum bisa melaksanakannya. dan justru meminta perpanjangan waktu hingga akhir Juli 2016 nanti.

Dalam surat itu juga tertulis bahwa Menpora memberikan pilihan tempat kepada Dorna: Sentul untuk penyelenggaraan Motogp 2017-2019, sedangkan Palembang digelar 2018-2020. Dua opsi itu disodorkan Menpora karena melihat Sentul lebih punya pengalaman dan bersedia untuk melakukan renovasi dan menyanggupi membayar commitment fee penyelenggaraan kepada Dorna Sport selama tiga tahun.

Sementara, Palembang juga masuk opsi karena telah membuktikan keseriusannnya dengan memberikan surat kepada Presiden RI, Joko Widodo, di samping juga memiliki pengalaman menggelar event-event olahraga. Palembang juga sempat dijadikan tempat alternatif untuk menggelar Motogp, jika Sentul batal. Namun, mereka akhirnya mengatakan baru bisa menggelar Motogp pada 2018.

"Di dalam surat itu kami minta ketegasan kepastian Dorna apakah diizinkan karena tempo hari ada keluhan dari Sentul yang tidak bisa komunikasi langsung kepada Dorna. Makanya Menteri kirim surat ke Dorna pada tanggal tersebut," ujar Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, Selasa (12/7/2016).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom