MOTOGP 2015 : Balapan di Brno Tak Jelas, Penjualan Tiket Disetop

MotoGP 2015 yang salah satu serinya seharusnya di gelar di sirkuit Brno, ternyata nasibnya kian tak jelas.

Solopos.com, BRNO— Gonjang-ganjing pelaksanaan GP Republik Cheska, di Sirkuit Brno, yang akan digelar 16 Agustus mendatang, makin tak jelas. Kabar buruk ini menguat setelah penyelenggara menangguhkan semua penjualan tiket balap motor MotoGP seri ke-11 ini.

Penyelenggaraan balapan di Brno terancam batal setelah terjadi kisruh antara pemerintah setempat Moravion Selatan dan pihak sirkuit di bawah pimpinan Karel Abraham. Masalah kian meruncing lantaran Brno yang sedianya menjadi tuan rumah di paruh kedua MotoGP musim 2015 ini tak sanggup membiayai balapan kelas premier di musim ini.

“Sesegera mungkin Automotodrom Brno menangguhkan penjualan tiket untuk GP Republik Cheska 2015 karena kurangnya dana untuk menggelar acara tersebut. Keputusan akhir GP 2015 akan diumumkan, 29 Juni. Jika terjadi pembatalan acara, maka semua tiket yang sudah dibeli akan dikembalikan,” rilis pihak sirkuit Brno dalam situs resmi mereka, dilansir crash.net, Rabu (24/6/2015).

Pihak penyelenggara memang jauh-jauh hari mengatakan balapan musim ini pada tahun ini diragukan karena tidak mampu mengumpulkan dana untuk membiayai perlombaan. Di samping itu, terjadi tarik ulur antara pemerintah daerah dengan pihak sirkuit soal siapa yang mesti menanggung biaya ini.

Demi menjadi tuan rumah MotoGP, Brno berkewajiban menyetor dana mencapai 2 juta euor atau Rp30 miliar kepada Dorna selaku pemegang hak MotoGP. Krisis finansial ini amat disayangkan mengingat GP Cheska merupakan yang paling banyak mendatangkan penonton di musim 2014, yakni 240.695 orang.

Jika Brno kemungkinan terburuk batal jadi tuan rumah, maka untuk kali pertama MotoGP musim 2015 menjadi seri terpendek dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Trek sepanjang 5,403 km ini kali pertama menjadi tuan rumah MotoGP di musim 1987. Brno hanya absen di musim 1992.

Di samping itu, seandainya Brno tak bisa menggelar balapan, akan sangat sulit bagi Cheska untuk kembali masuk kalender MotoGP di musim-musim mendatang. Hal ini susah terwujud mengingat banyak negara yang siap jadi host. Mulai dari GP Austria hingga seri baru yang lebih menjanjikan di GP Thailand dan Indonesia. (Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom