MOTOGP 2014 :  Espargaro Kesampingkan Rivalitas Klasik
Pembalap Moto2, Pol Espargaro, saat merayakan kepastiannya menjadi juara dunia Moto2 2013 di Sirkuit Motegi, Jepang, dua pekan lalu. DokJIBI/Solopos/Reuters

Solopos.com, MADRID – Rookie Monster Yamaha Tech 3, Pol Espargaro, memilih mengesampingkan rivalitas klasiknya dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez. Bagi juara dunia Moto2 musim lalu itu, menghidupkan kembali persaingannya dengan Marquez di ajang MotoGP 2014, merupakan suatu hal yang mustahil.

Saat masih sama-sama membalap di kelas Moto2 pada 2012, Pol Espargaro merupakan rival yang paling konsisten dalam memberikan tantangannya kepada Marquez. Dan banyak kalangan yang berharap persaingan itu bakal kembali tersaji saat keduanya telah sama-sama turun di MotoGP 2014, yang akan dimulai di Sirkuit Losail, Qatar, 23 Maret mendatang.

Namun, Espagaro tampaknya sadar dengan kemampuannya di MotoGP. Meski menunggangi motor yang memiliki dukungan mesin sama seperti milik duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, yakni YZR-M1, namun spesifikasi komponen yang dimiliki motor Espargaro jelas berbeda.

Berstatus sebagai tim satelit Yamaha, Monster Yamaha Tech 3, yang dibela Espargaro, jelas kalah kelas dibanding milik Marquez, yang merupakan tim pabrikan. Terlebih Marquez, yang musim lalu tampil sebagai jawara MotoGP setelah mengungguli Lorenzo, akan mendapat dukungan penuh dari Honda, untuk mempertahankan torehannya.

Karenanya Espargaro pun tak terlalu banyak berharap mampu memberikan perlawanan sengit pada rekan senegaranya itu. Alih-alih membicarakan persaingannya dengan Marquez, Espargaro justru berambisi memberikan perlawanan kepada rekan setimnya yang baru, Bradley Smith.

“Targetku sedekat mungkin menjadi pembalap Yamaha pertama. Pertama, saya harus secepat Bradley dan setelah itu kami akan melihat apa yang terjadi. Tapi, hal yang nyata adalah mendekati Bradley,” ujar Espargaro, dilansir Motorcyclenews.com, Rabu (8/1).

“Saya bertarung dengan Marc banyak sekali di waktu lalu, tapi Jorge lebih baik dariku dan dia tak cukup cepat dari pada Marc dalam beberapa balapan tahun lalu. Saya tak sepengalaman Jorge atau memiliki motor seperti milinya dan tak mungkin bersaing dengannya dalam kejuaraan ini.”



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom