Moto GP di Masa Pandemi, Tim Pabrikan Eropa Bisa Diuntungkan?
Andrea Dovizioso dan Marc Marquez (Twitter/Motogp)

Solopos.com, LESMO — Jalannya Moto GP 2020 di tengah pandemi Covid-19 diyakini bakal memberi masalah untuk sejumlah pabrikan.

Tim yang bermarkas di Jepang seperti Honda, Yamaha dan Suzuki diprediksi akan menemui problem cukup rumit untuk mempersiapkan pembalap bertarung dalam race di Benua Eropa.

Terungkap! Ini Identitas Korban Tabrak Lari Tewas Bersimbah Darah di Ring Road Sragen

Sejumlah staf dan direksi yang berada di Jepang dan Australia kemungkinan besar tak bisa terbang ke Eropa karena bentrok dengan kebijakan masing-masing negara soal penanganan virus Covid-19.

Kebijakan itu salah satunya soal karantina mandiri selama dua pekan saat masuk ke negara tertentu. Kondisi itu berpotensi membuat tim pabrikan maupun satelit tak bisa tampil dengan kekuatan penuh di Moto GP.

Jalur Evakuasi di Lereng Merapi Klaten Rusak Parah, Ganjar Pranowo Jawil Bupati Sri Mulyani

“Kekhawatiran terbesar kami menyangkut kebebasan bepergian untuk kru yang berada di Jepang dan Australia. Mereka saat ini tak bisa bebas masuk wilayah Eropa, bahkan ketika tesnya sudah dinyatakan negatif,” kata Bos Yamaha, Lin Jarvis, seperti dilansir Tuttomotoriweb, Minggu (14/6/2020) waktu setempat.

Pengurangan Kru

Selama ini Yamaha kerap membawa 55 orang dalam satu seri. Namun jumlah itu kini dikurangi menjadi 45 orang sebagai adaptasi dengan protokol kesehatan di masa pandemi. Jarvis menilai Honda dan Suzuki bakal memiliki masalah yang sama dengan timnya.

Permintaan Penundaan Bayar Tagihan PJU Ditolak PLN, Begini Langkah Pemkot Solo Selanjutnya

“Kondisi ini akan menguntungkan pabrikan Eropa,” ujar Jarvis. Lebih jauh, pihaknya berencana mengirimkan permohonan pada otoritas setempat untuk memudahkan krunya mengikuti jalannya race di Eropa. “Belakangan Australia sudah memberikan pengecualian untuk masalah pekerjaan,” ujar Jarvis.

Pekan ini, Moto GP telah mengumumkan tanggal baru dimulainya kejuaraan musim ini. Moto GP Spanyol di Sirkuit Jerez bakal jadi pembuka gelaran balap motor kelas premium pada 19 Juli 2020 mendatang.

Update Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Tambah 1.017 Total 39.294 Kasus, Sembuh Tembus 15.123


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho