Tutup Iklan
Ilustrasi orang tua mendampingi anak belajar. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Mendidik anak menjadi pribadi yang sederhana sangat penting dilakukan untuk masa depan. Orang tua berperan penting dalam mencontohkan gaya hidup sederhana.

Maklum saja, orang tua merupakan figur pertama yang dilihat dan ditiru anak. Jika orang tua gemar pamer, maka bisa juga hal itu menurun kepada anak. Itulah sebabnya peran orang tua dibutuhkan dalam membangun fondasi gaya hidup anak yang bersahaja.

Merujuk Buku Seri Pendidikan Orang Tua Membiasakan Hidup Sederhana seperti dilansir Kemendikbud.go.id, Rabu (16/10/2019), berikut langkah-langkah melatih kebiasaan si kecil hidup sederhana sejak dini:

Biasakan kreatif mencari alternatif pengganti

Jelaskan pada anak jika tidak ada salahnya menggunakan barang alternatif untuk memenuhi kebutuhan. Jika belum bisa membeli ponsel keluaran terbaru yang canggih dan mahal, belikan anak seri sejenis dari harga yang kompetitif. Jelaskan konsep fungsi bukan sekadar gengsi.

Sesuaikan keinginan dan kemampuan

Menuruti semua keinginan akan mengganggu perkembangan anak dan lingkungan. Anak-anak boleh memiliki keinginan, namun tidak boleh menggangu hak orang lain.

Bedakan keinginan dan kebutuhan

Ajarkan anggota keluarga untuk mengidentifikasi perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Keinginan adalah dorongan pemenuhan kebutuhan yang tidak pokok, sementara kebutuhan adalah pemenuhan kebutuhan pokok.

Susun target keinginan

Biasakan diskusi bersama anak untuk menyusun target bersama. Lantas dampingi anak belajar menyusun strategi untuk menggapai target tersebut. Misalkan dia minta berlibur atau membeli mainan. Utarakan nominalnya, lalu bantu atur strategi lewat menabung.

Arahkan anak untuk menyisihkan sebagian uang untuk merealisasikan targetnya. Buat agenda ini jadi sesuatu yang menyenangkan sehingga anak mengenal konsep tujuan tanpa pelit pada diri sendiri.

Ajak anak ke bank

Sejak usia lima tahun, anak bisa mulai dibukakan rekening sendiri. Libatkan anak dalam prosesnya mulai menabung sampai menyerahkan buku tabungan ke kasir bank. Dengan melihat langsung transaksi tersebut, anak bisa memahami makna uang. Si kecil pun kian memahami fungsi uang dan manfaatnya, serta peka dengan lingkungan sosial di sekitarnya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten