Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

 Ilustrasi pembangunan jalan. (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembangunan jalan. (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, WONOGIRI—Satu proyek pekerjaan umum (PU) 2021 yang sebelumnya ditarget rampung pekan kedua Januari 2022, hingga akhir Januari belum rampung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mendesak kontraktor segera menyelesaikannya.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Kamis (27/1/2022), ada 13 proyek PU 2021 yang penyelesaiannya terlambat. Proyek tersebut terdiri atas 12 peningkatan jalan dan satu pembangunan embung. Total nilai kontrak proyek-proyek tersebut Rp70,863 miliar.

PromosiSejarah Kanal Baki dan Dam Bareng Sukoharjo Peninggalan Hindia Belanda

Pemkab memberi kesempatan para kontraktor menyelesaikan pekerjaan dengan konsekuensi denda dan tanpa dibayar. Pemkab hanya membayar sesuai capaian proyek hingga batas akhir kontrak.

Baca Juga: PT PP Percepat Pembangunan Jalan Relokasi Waduk Pidekso Wonogiri

Sebanyak 12 proyek selesai pada akhir Desember 2021. Satu proyek lainnya hingga Januari ini belum rampung. Proyek itu, yakni pembangunan jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri, Prihadi Ariyanto, saat ditemui Solopos.com di Sekretariat Daerah (Setda), Rabu (26/1/2022), menyampaikan pembangunan jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem belum rampung hingga pekan terakhir Januari ini karena volume pekerjaan besar. Kontraktor harus membangun tiga jembatan. Pekerjaan di setiap jembatan membutuhkan waktu agar kualitas bangunannya baik.

“Misalnya pemadatan tanah di area jembatan. Setelah ditimbun, tanah harus dipadatkan lapis demi lapis terlebih dahulu. Pengerjaan di tiga jembatan sama, sehingga butuh waktu,” kata Prihadi.

Baca Juga: Waduk Pidekso Wonogiri Diresmikan Jokowi, Warga Beli Kuda dan Perahu  

Dia mengaku sudah mengecek ke lokasi proyek. Pekerjaan hanya tinggal sedikit, seperti mengaci bagian tertentu. Prihadi memperkirakan pekerjaan rampung pada akhir pekan ini.

Dia menegaskan, Pemkab tidak rugi meski penyelesaian proyek terlambat. Pemkab hanya membayar kontraktor sesuai capaian pekerjaan hingga batas akhir kontrak. Sebaliknya, kontraktor harus menyelesaikan pekerjaan dan membayar denda harian sebesar 1/1.000 dikali nilai kontrak.

“Kalau nanti pekerjaan itu selesai berarti seluruh proyek PU 2021 rampung. Tidak ada kontraktor yang masuk daftar hitam. Tidak ada proyek yang mangkrak,” ujar Prihadi.

Baca Juga: Proyek Jalan Lingkar Kota Wonogiri Berubah, Biaya Terancam Bengkak

Sebelumnya, sebanyak 13 paket proyek PU yang penyelesaiannya terlambat tersebut menjadi perhatian Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. Kontraktor beralasan tak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai batas akhir kontrak karena menghadapi sejumlah kendala, seperti cuaca dan waktu pengerjaan yang dinilai kurang.

Menurut Bupati, alasan tersebut bukan alasan yang bisa diterima. Dia meyakini kontraktor sudah mengetahui risiko mengerjakan proyek pada musim penghujan. Seharusnya kontraktor sudah memperhitungkannya kemudian membuat strategi agar progres pengerjaan tidak terlambat.

“Kami enggak mau ada alasan hujan maupun yang lain. Setiap melaksanakan pekerjaan harusnya kontraktor punya metodologi dan strategi pengerjaan. Toh sudah ada indeks anggaran. Kontraktor pasti sudah menghitung. Kalau akhirnya kontraktor mengaku rugi itu konsekuensi. Argumentasi atau alasan yang disampaikan tidak bisa kami terima,” ucap Bupati.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengundang Bencana di Tanah Bencana

+ PLUS Mengundang Bencana di Tanah Bencana

Ekspansi industri dan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir Kota Semarang hingga Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, menicayakan krisis lingkungan berupa tanah ambles dan banjir atau rob.

Berita Terkini

PMK Belum Pengaruhi Harga Daging Sapi di Wonogiri, Benarkah?

Merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dinilai belum mempengaruhi harga daging sapi di Wonogiri.

PMK Mulai Serang Sapi Lokal Wonogiri, Ini Persebarannya?

Sebanyak lima ekor sapi lokal di Wonogiri mulai terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa (24/5/2022).

Serangan Jantung, Warga Karanganyar Meninggal di Pertapaan Pringgodani

Seorang pengunjung kawasan wisata religi pertapaan Pringgodani di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Boyolali Hari Ini: 26 Mei 2015, Dirazia! Anak Punk Pamer Tato Doraemon

Tujuh tahun lalu, tepatnya 26 Mei 2015, Polres Boyolali menangkap enam anak punk lewat operasi cipta kondisi di sepanjang Jalan Raya Ampel sampai Sunggingan Boyolali Kota.

PMK & Penutupan Pasar Hewan Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi Sukoharjo

Harga daging sapi di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo tidak terpengaruh dengan merebaknya wabah PMK di beberapa daerah Soloraya maupun penutupan Pasar Hewan Bekonang.

Kisah 43 Calhaj Purwantoro ke Tanah Suci Berkat Program Talangan Haji

Di tahun 2022, Kecamatan Purwantoro memberangkatkan calon haji (calha) terbanyak se-Wonogiri, yakni mencapai 43 orang.

Ganjar Pranowo Ikuti Blusukan Jokowi di Solo, Terpisah Dari Rombongan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ikut blusukan Presiden Jokowi ke sejumlah lokasi di Solo namun memisahkan diri dari rombongan.

Menikahi Adik Jokowi, Segini Harta Kekayaan Ketua MK Anwar Usman

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman tengah menjadi sorotan seusai resmi menikah dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati pada Kamis (26/5/2022) di Solo.

Pedagang Sapi Wonogiri Ini Ketakutan saat Didatangi Polisi, Kenapa?

Pedagang sapi di Wonogiri mengaku tertekan dengan kehadiran aparat polisi saat proses pemeriksaan kesehatan yang diselenggarkan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) ternak di pasar hewan.

Pemain Srimulat Hil Yang Mustahal Kunjungi Griya Solopos, Ngapain Aja?

Sejumlah pemain film Srimulat: Hil Yang Mustahal mengunjungi Griya Solopos dalam rangkaian tur mereka di Solo, Kamis (26/5/2022).

Bukan Kaus, Jokowi Bagikan BLT Minyak Goreng di Pasar Mojosongo Solo

Presiden Joko Widodo membagikan bantuan modal usaha dan BLT minyak goreng kepada masyarakat saat berkunjung ke Pasar Mojosongo Solo pada Kamis (26/5/2022).

Kenaikan Isa Almasih, Begini Suasana di Gua Maria Marganingsih Bayat

Umat Katolik melaksanakan ziarah dan doa bersama di Gua Maria Marganingsih, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis (26/5/2022).

Area Parkir Graha Saba Buana Solo Banjir Karangan Bunga, Dari Siapa?

Area parkir Graha Saba Buana Solo, Jawa Tengah penuh dengan karangan bunga ucapan selamat untuk pernikahan adik Jokowi, yakni Idayati, dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.

Jijik! Sampah Menumpuk di Jembatan Sido Dadi Perbatasan Pedan-Trucuk

Tumpukan sampah terjadi di Jembatan Sido Dadi, Jl. Pedan-Trucuk, Kecamatan Pedan, Klaten, Selasa (24/5/2022).

Ini Momen Gibran Dampingi Jokowi Kunjungan ke Solo

Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo mendampingi Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke Kota Solo, Jawa Tengah.

4.473 Ekor Hewan Ternak di Boyolali Kena Tracking PMK, Ini Hasilnya

Sebanyak 4.473 ekor hewan ternak di Boyolali telah di-tracking oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali terkait penyakit mulut dan kuku atau PMK.