Mojosongo Solo Akan Dipecah Jadi 3 Kelurahan, Begini Pembagian Wilayahnya

Pemekaran wilayah Solo berlanjut. Setelah Kadipiro dan Semanggi, kelurahan berikut yang menjadi target pemekaran adalah Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Mojosongo Solo Akan Dipecah Jadi 3 Kelurahan, Begini Pembagian Wilayahnya

SOLOPOS.COM - Taman Jaya Wijaya Mojosongo Solo (Twitter)

Solopos.com, SOLO -- Pemekaran wilayah Solo berlanjut. Setelah Kadipiro dan Semanggi, kelurahan berikut yang menjadi target pemekaran adalah Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Mojosongo rencananya dimekarkan menjadi tiga kelurahan. Proses penataan akan dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Mojosongo pada 2021.

Lurah Mojosongo, Winarno, mengatakan pemekaran dilakukan dengan pertimbangan wilayah Mojosongo yang dianggap terlalu luas untuk ditangani di satu kelurahan. Pemekaran wilayah bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal.

“Wilayah kami itu terlalu luas karena kalau dihitung jumlah penduduknya sama dengan satu kecamatan di Serengan. Kami ada 191 RT, 39 RW, dengan jumlah penduduk 50.000 sekian jiwa. Sedangkan SDM kami hanya ada delapan orang,” jelasnya ketika ditemui Solopos.com, Jumat (23/8/2019).

Dengan kondisi tersebut, Winarno mengatakan personelnya tidak bisa mengakomodasi semua kebutuhan masyarakat. Karena itulah program pemekaran ini dilakukan. Pada 2020 ditargetkan sudah ada detail engineering design (DED) kemudian pada 2021 mulai proses pemekaran.

Kelurahan Mojosongo akan dibagi menjadi tiga dengan simpang empat di Taman Jayawijaya sebagai patokan pemisah wilayah. Wilayah barat akan menjadi kelurahan I, wilayah timur akan menjadi kelurahan II, dan sisanya di wilayah utara akan menjadi kelurahan III.

Saat ini, Pemerintah Kelurahan Mojosongo tengah memetakan wilayah dan survei lokasi untuk mencari lokasi ideal kantor kelurahan baru hasil pemekaran.

“Batasannya sudah jelas. Patokannya ada di tong Taman Jayawijaya. Kami juga sudah diperintahkan untuk melakukan survei lokasi. Kami mulai mengecek tanah negara yang cocok untuk dijadikan lokasi kantor kelurahan pemekaran,” imbuh dia.

Terkait pembagian wilayah, Winarno juga menjelaskan jumlah RW akan dibagi rata menurut masing-masing batas wilayah. Setiap kelurahan diproyeksikan akan memiliki sebanyak 12 RW.

Terkait penyesuaian surat-surat kependudukan, Kelurahan Mojosongo sudah mulai mengimbau warga agar melengkapi berkas yang belum lengkap agar penataan nantinya dapat berjalan lancar.

“Surat-surat nanti kan ada rentetannya seperti STNK, kepemilikan tanah dan KTP. Makanya warga yang belum lengkap datanya kami minta melengkapi dulu. Jadi nanti penataan dapat berjalan lancar. Kami akan melakukan prosesnya secara berkelanjutan,” bebernya.

Terkait nama-nama kelurahan yang baru, Winarno mengatakan hal itu belum bisa diungkapkan. Pemilihan nama untuk kelurahan baru harus mempertimbangan beberapa hal.

Salah satunya nama kampung yang memiliki potensi yang bisa dikembangkan dan di-branding. “Kami memilih nama kampung yang punya identitas, yang punya branding dan punya potensi untuk dikembangkan nantinya,” kata dia.

Sebelum Kelurahan Mojosongo, Pemkot Solo memekarkan wilayah Kelurahan Kadipiro dan Kelurahan Semanggi pada 2018 silam. Kelurahan Kadipiro dipecah tiga menjadi Kelurahan Kadipiro, Kelurahan Joglo, dan Kelurahan Banjarsari.

Sedangkan Kelurahan Semanggi dipecah menjadi dua kelurahan, yakni Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Mojo.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).

Inilah Tanda-Tanda Ban Sepeda Motor Harus Diganti

Rider sepeda motor wajib mengetahui kondisi ban saat berkendara karena ban menjadi salah satu komponen inti yang memberikan jaminan keselamatan.  

Gempa M 7,2 Guncang Nias

Gempa Bumi bermagnitudo (M) 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatra Utara, Jumat (14/5/2021)

Warga Wonogiri Diimbau Silaturahmi Virtual, Tapi Banyak yang Masih Tatap Muka

Tradisi silaturahmi secara tatap muka pada momentum Lebaran tidak bisa sepenuhnya hilang, meski masyarakat sudah diimbau untuk melaksanakannya secara virtual.

Kepolisian Kulonprogo Lakukan Penyetopan Pedagang Daging Anjing

Aksi penyetopan pedagang daging anjing di Kabupaten Kulonprogo ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Kareem Abdul-Jabbar Jadi Nama Penghargaan NBA

NBA memberi kehormatan kepada Kareem Abdul-Jabbar menjadi nama award Kareem Abdul-Jabbar Social Justice Champion.