Modus Kocak Pemudik: Naik Ambulans Hingga Truk Pengangkut Motor

Ini dia tiga akal-akalan atau modus pemudik saat masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 2021, salah satunya ada yang naik ambulans.

 Petugas memaksa kendaraan yang diduga pemudik untuk putar balik di Posko Pemantauan di Prambanan, Sleman, Jumat (7/5/2021). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)

SOLOPOS.COM - Petugas memaksa kendaraan yang diduga pemudik untuk putar balik di Posko Pemantauan di Prambanan, Sleman, Jumat (7/5/2021). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)

Solopos.com, SOLO -- Ada-ada saja tingkah pemudik untuk mengelabui petugas, salah satunya dengan naik mobil ambulans.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melarang mudik saat Hari Raya Idulfitri 2021. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19 yang lebih luas lagi.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah! Ini Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Benar

Meski telah dilarang, masih ada masyarakat yang tetap nekat mudik dengan beragam cara, salah satunya pemudik di bawah ini yang naik ambulans agar bisa sampai di kampung halamannya.

Tak hanya itu, ada lagi pemudik yang naik truk pengangkut sepeda motor dan juga truk pembawa sayur.

Baca Juga:  Aurel Hermansyah Hamil, Komentar Lucinta Luna Bikin Geger Netizen

Berikut ini tiga tingkah kocak masyarakat yang nekat mudik, sebagaimana Solopos.com rangkum dari berbagai sumber.

Tiga Modus Kocak Pemudik, Salah Satunya Naik Ambulans

1. Naik Ambulans

Tingkah unik nan lucu pemudik naik ambulans ini terjadi di Tol Cikarang 1.

Hal ini bermula ketika petugas melakukan penyekatan larangan mudik di Tol Cikarang 1. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (6/5/2021).

Baca Juga:  Cara Membuat SIKM, Syarat Berwisata ke Solo Saat Lebaran

"Ada satu buah ambulans yang coba mengelabui. Ini salah satu modus operandi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dilansir Suara.com.

Yusri mengatakan mobil ambulans tersebut berisi tujuh orang dengan sopir. Mereka beralasan menggunakan ambulans untuk melayat orang tuanya yang meninggal di Subang, Jawa Barat.

Baca Juga: Pantas Jadi Kota Terpadat di Jateng, Ini Penampakan Solo dari Udara!

Tetapi, saat dilakukan pengecekan dokumen persyaratan mudik, mereka tak bisa menunjukkan.

"Tapi pada saat ditanya persyaratannya termasuk swab antigen ini tidak bisa dia tunjukkan. Setelah dicek ternyata ambulans ini dijadikan modus operandi untuk mudik padahal persyaratannya tidak sesuai dengan aturan," jelas dia.

Baca Juga:  Profil Lengkap Raditya Oloan: Dulu Pemakai Narkoba Kini Jadi Pendeta

2. Truk Pengangkut Sepeda Motor

Selain pemudik yang naik mobil ambulans, ada pula yang nekat naik truk pengangkut sepeda motor agar bisa sampai ke kampung halamannya.

Truk pengangkut sepeda motor dan juga berisi 10 pemudik ini ditangkap di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten.

Polisi menemukan 10 orang pemudik yang bersembunyi di tengah-tengah bagian truk bersama dengan kendaraan yang diangkutnya.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Zakat Fitrah Bagi yang Tidak Mampu?

Kasat PJR Tol Tangerang-Merak Korlantas Polri, AKP Deny Catur Wardana mengatakan 10 orang tersebut hendak mudik ke Pandeglang, Banten.

"Ya betul ada 10 orang pemudik tujuan Pandeglang yang rencananya mau turun di Serang. Modus mereka naik di belakang dengan bersembunyi di tengah-tengah. Pada saat diperiksa ada orang yang duduk berjejer dan kemudian diarahkan untuk keluar oleh petugas," beber dia dikutip dari Antara.

Baca Juga: Ada Sanksi Bagi Pelanggar Larangan Mudik, Apa Itu?

3. Truk Pengangkut Sayur

Bukan hanya naik ambulans, ada pula pemudik yang mengelabui petugas dengan naik ruk sayur.

Beberapa waktu lalu, kepolisian menemukan truk sayur yang juga mengangkut pemudik di Tol Cikarang arah Cikampek KM 31.

Baca Juga:  Siapa Sebenarnya Rusdi Karepesina yang Ngaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara?

Hal tersebut diungkap oleh TMC Polda Metro Jaya melalui akun Instagram resminya, @tmcpoldametro.

"01:51 #Polri amankan kendaraan Truk bermuatan sayur yang juga membawa Pemudik di KM 31 Tol Cikarang (arah ke Cikampek)," ungkap pengelola akun Instagram @tmcpoldametro.

Berita Terkait

Berita Terkini

Dipanggil KPK Hari Ini, Azis Syamsuddin Bakal Ditangkap di Jumat Keramat?

KPK memanggil Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, diduga terkait kasus suap AKP Stepanus Robin Pattuju.

Kuliah Perdana ITNY : Generasi Z Harus Bisa Berkompetisi dalam Perkembangan Teknologi

Menjelang dimulainya Tahun Akademik 2021/2022, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menyelenggarakan kuliah perdana.

10 Berita Terpopuler : Tips Cegah Pendarahan Otak - Pria Cabuli Bocah Pakai Selang

Informasi terkait sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari untuk mencegah pendarahan otak hingga pencabulan Karanganyar masuk daftar berita terpopuler pagi ini.

Kota Semarang Nomor 1 Kasus Kematian Covid-19 Terbanyak

Kota Semarang menjadi daerah dengan kasus kematian Covid-19 terbanyak se-Indonesia menurut laporcovid19.

Round Up Luhut vs Haris Azhar: Buka Keterlibatan Jenderal Lain, Bakal Berbuntut Panjang

Kubu Haris Azhar mengancam akan membongkar semua kebobrokan Luhut Binsar Pandjaitan di pusaran mafia tambang papua.

Solopos Hari Ini: PTM Jalan Terus, Dalang Mengamen Menjemput Rezeki

Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim, memastikan PTM jalan terus meski muncul ribuan klaster baru Covid-19 dari kalangan siswa dan guru.

Tim Haris Azhar: Luhut Kami Ajak Ketemu Tapi Tidak Datang

pihak Luhut tetap pada pendirian mereka, yang meminta Haris Azhar meminta maaf serta menghapus video.

Dukung Luhut, Direktur CISA: Lapor Ke Polisi Langkah Tepat

Herry mengatakan seharusnya jika seseorang memiliki bukti keterlibatan Luhut dalam bisnis tambang di Papua melaporkan kepada kepolisian.

Luhut Janjikan Rp100 Miliar, Begini Tanggapan Aktivis Papua

Lebih baik Luhut meninjau ulang izin-izin investasi yang membuat masyarakat adat di Bumi Cenderawasih sengsara.

Ini Dia Jejak Para Jenderal di Perusahaan Tambang Papua

Hinsa pernah menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih Papua pada 2015-2017.

Dilaporkan ke Polisi, Kubu Haris Azhar: Kami akan Buka Semua Kebusukan Luhut Cs.

Luhut Binsar Pandjaitan beserta TNI/Polri terdeteksi terkoneksi dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Madinah Qurrata’Ain (PTMQ).

Klaster Corona Muncul di Sejumlah Sekolah, Nadiem: PTM Jalan Terus!

Sekolah bakal ditutup sementara jika ada klaster corona yang ditemukan.

Dilaporkan Menteri Luhut ke Polisi, Pembela HAM Mengadu ke Komnas HAM

Jika tuntutan ganti rugi itu dikabulkan hakim, Luhut ingin uang tersebut diserahkan kepada rakyat Papua.

Kunjungan Kerja Di Cilacap, Presiden Jokowi Sempatkan Lepas Tukik di Pantai Kemiren

Selain sejumlah agenda kegiatan, Presiden Jokowi menyempatkan diri melepas tukik atau anak penyu di Pantai Kemiren, Cilacap.

Ada 9 Agenda Penting RI di Sidang Umum PBB. Apa Saja?

Pertemuan para Menlu dari negara G20 dengan mengajak setiap anggota turut mengatasi krisis kemanusiaan di Afghanistan.