Tutup Iklan
Pegawai baru BKKBN Jateng memberi hormat bendera pada latihan dasar dan jurit malam di Halaman Latbang BKKBN Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/10/2019). (Antara-Humas BKKBN Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah melatih 180 pegawai baru hasil penerimaan 2018. Mereka selanjutnya dilatih kesiapsiaan bela negara sebelum bertugas.

Melatih kesiapsiagaan bela negara itu merupakan model baru penerimaan pegawai. Pelatihan pegawai BKKBN Jateng itu dilakukan di dalam dan luar ruang yang dibagi dalam dua gelombang, yakni September dan Oktober 2019.

"Gelombang pertama sebanyak 499 PNS sudah dilaksanakan September serentak di 12 titik. Nah malam ini untuk sisanya yang dilaksanakan dan tersebar di 10 titik termasuk di sini," kata Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKNN Jateng Sarmini di sela-sela kegiatan latihan dasar di Latihan dan Pengembangan BKKBN Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019) malam.

Sarnini menjelaskan seluruh pegawai baru BKKBN tersebut berasal dari berbagai daerah. "Dari total 827 pegawai hasil rekrutnen 2018 [di Indonesia], Jateng menerima 180 orang yang akan ditempatkan di 35 kabupaten dan kota. Mayoritas dari mereka akan bertugas sebagai penyuluh keluarga berencana [PKB]," kata Sarmini.

Pelatihan dilaksanakan di kantor Latbang Jateng di Ambarawa, Semarang, dan Banyumas. Sarmini menjelaskan untuk pemberian latihan fisik maupun nonfisik, BKKBN menggandeng Pusat Diklat Bela Negara Kementerian Pertahanan, sehingga lebih tepat sasaran dan mengena.

Kolonel Nur Wahyu Widodo menjelaskan sejumlah materi yang diberikan di antaranya terkait dengan nilai dasar bela negara, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan kewaspadaan dini bela negara.

"Kami juga latih mereka baris berbaris untuk melatih disiplin dan mental mereka untuk bekal mereka dalam melaksanakan tugas. Saat ini kan tinggal menikmati kemerdekaan dan terus kami tumbuhkan cinta tanah air di tengah gencaran budaya asing," katanya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan jurit malam, api semangat bela negara, dan penciuman bendera merah putih yang seluruhnya dilakukan tanpa cahaya listrik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten