Tutup Iklan
Mobil Kia Picanto yang dipakai untuk taksi online terbakar di Purwosari, Laweyan, Solo, Rabu (19/6/2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO -- Dugaan adanya unsur kesengajaan dalam kasus kebakaran mobil Kia Picanto berpelat nomor B 1783 VFP yang disewa Deni Hari Susanto sebagai usaha taksi online di depan rumahnya, Jl. Kemuning, Kelurahan Purwosari, Laweyan, -s2-uns-gantung-diri-warganet-berbagi-nasihat" title="Mahasiswi S2 UNS Gantung Diri, Warganet Berbagi Nasihat">Solo, Rabu (19/6/2019) dini hari, bukan tanpa alasan. 

Istri Deni, Retno Ari Setyo, saat ditemui Solopos.com di kediamannya, Rabu, mengaku menemukan jeriken berisi bensin tak jauh dari lokasi mobil yang terbakar di gang sempit selatan Stasiun Purwosari itu. Jeriken itu juga rusak karena terbakar.

Retno mengungkapkan kebakaran mobil berwarna cokelat itu diketahui pukul 03.30 WIB. Saat itu, tetangganya yang masih terjaga mendengar suara mencurigakan.

“Tetangga saya mengira itu Mas Deni yang sedang menyiapkan mobil. Setelah dicek ternyata bagian belakang mobil sudah terbakar. Ada juga api yang merambat di tanah karena ada ceceran bensin sekitar tiga meter panjangnya dari mobil. Warga langsung ramai-ramai memadamkan api menggunakan air dan kain basah,” ujarnya.

Ia mengaku menemukan jeriken berisi bensin yang keadannya sudah rusak karena -pasar-legi-solo-mulai-dibongkar-pedagang-harus-bergeser" title="Bangunan Pasar Legi Solo Mulai Dibongkar, Pedagang Harus Bergeser">terbakar. Menurutnya, mobil saat itu dalam keadaan terkunci dan ia juga sempat mendengar suara orang berusaha membuka pintu mobil.

“Beruntung hanya sekitar lima menit saja api langsung bisa dipadamkan sehingga yang terbakar hanya bagian belakang mobil,” imbuhnya.

Ia menegaskan selama menjadi pengemudi online suaminya tidak pernah ada masalah dengan orang lain. Hubungan dengan tetangga semuanya juga berjalan dengan baik.

Sementara itu, pemilik mobil, Riza Wido Laksono, mengatakan mobil itu telah disewa oleh Deni selama setahun. Dia memastikan akan melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. 

Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono, mengatakan saat ini jajarannya masih menyelidiki kasus itu. Polsek Laweyan bertugas membantu penyelidikan Satreskrim Polresta -diduga-fiktif-rp50-jutabulan-di-solo-puluhan-orang-rugi-miliaran" title="Arisan Diduga Fiktif Rp50 Juta/Bulan di Solo, Puluhan Orang Rugi Miliaran">Solo untuk mengungkap kasus dugaan pembakaran mobil itu.

Pantauan Solopos.com di lokasi kejadian, mobil mengalami kerusakan di bagian belakang sebelah kiri. Cat mobil rusak cukup parah, beberapa bagian cat hangus dan terkelupas. Ban belakang bagian kiri meleleh akibat terbakar sehingga mobil tidak dapat digunakan. 

Mobil sudah ditutup terpal berwarna biru untuk menutupi bagian yang terbakar. Lokasi terbakarnya mobil itu berada di gang sempit sebelah timur Stasiun Purwosari. 

Di sekitar lokasi mobil itu terdapat beberapa mobil lain yang berjajar. Kawasan itu merupakan kawasan permukiman padat penduduk dan kawasan indekos. 

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten