Mobil Rombongan Pelayat Terperosok Jurang di Nguntoronadi Wonogiri
Mobil Daihatsu Luxio berpelat nomor AB 1914 WE terperosok di Dusun Ngasem, Desa Semin, Nguntoronadi, Wonogiri, Rabu (19/12/2018) siang. (Istimewa-Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Rombongan pelayat asal Dusun Jurutengah, Desa Tasikhargo, Jatisrono, Wonogiri, mengalami kecelakaan di turunan jalan kampung Dusun Ngasem, RT 003/RW 005, Desa Semin, Nguntoronadi, Rabu (19/12/2018). Empat orang mengalami luka-luka akibat peristiwa itu.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan terjadi saat rombongan asal Jatisrono itu pulang dari melayat di Dusun Ngasem, RT 002/RW 005, Desa Semin, Nguntoronadi, Rabu siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Rombongan mengendarai mobil Daihatsu Luxio yang dikemudikan Mulyono, 61, asal Jurutengah, Tasikharjo, Jatisrono.

Menjelang lokasi kejadian, jalanan menurun tajam dan menikung ke kiri. Diduga Mulyono tak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga mobil terperosok ke jurang sedalam sekitar tiga meter.

Mobil berpelat nomor AB 1914 WE itu jatuh di dasar jurang dengan posisi miring. “Ada empat korban luka-luka dan menurut indikasi dokter Puskesmas I Nguntoronadi korban patah tulang dan dibawa ke RSU Wonogiri,” kata Kasubag Humas Polres Wonogiri, Kompol Hariyanto, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Solopos.com, Rabu sore.

Keempat korban itu yakni Samiyem , 60, Yarni, 45, Sarti, 50, dan Wiwin, 30. Keempatnya warga Dusun Pojok, Desa Tasikhargo, Jatisrono. “Penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi kurang hati-hati,” imbuh Hariyanto.



Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom