Mobil Daihatsu Sigra ringsek setelah menabrak pohon di jalan Sragen-Solo, Gambiran, Sine, Sragen, Senin (11/3/2019) siang. (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN -- Mobil Daihatsu Sigra yang mengangkut rombongan jagong pesta pernikahan asal Prambanan, Klaten, https://soloraya.solopos.com/read/20190307/491/976561/pikap-terjun-ke-sungai-di-sragen-bocah-11-tahun-hilang" title="Pikap Terjun Ke Sungai di Sragen, Bocah 11 Tahun Hilang">menabrak pohon di jalan Sragen-Solo, Gambiran, Sine, Sragen, Senin (11/3/2019) siang.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian menyebutkan rombongan tersebut baru saja menghadiri pesta pernikahan saudara di Karangmalang, Sragen. Sesuai pesta pernikahan berakhir, mereka pun bergegas kembali ke Prambanan, Klaten.

Mobil Daihatsu Sigra berpelat nomor AD 8595 BJ yang dikemudikan oleh Farid, warga Prambanan, Klaten tersebut melaju cukup kencang. Diduga sang sopir mengantuk sehingga tidak bisa stabil dalam mengemudikan kendaraan.

Hal itu sempat membuat mobil di bekalangnya membunyikan klakson. Suara klakson itu disinyalir membuat Farid kaget sehingga ia membanting setir ke arah kiri. Nahas, mobil Daihatsu Sigra warna putih keluaran Juni 2018 tersebut justru menabrak pembatas jalan dan pohon di pinggir jalan.

“Saat kejadian saya sedang duduk di depan warung. Kala itu terdengar suara klakson. Saya kaget tiba-tiba ada mobil banting setir ke kiri sehingga https://soloraya.solopos.com/read/20190305/491/976034/petani-lele-pengkol-sragen-masuk-rumah-sakit-setelah-tabrak-pohon-tumbang" title="Petani Lele Pengkol Sragen Masuk Rumah Sakit Setelah Tabrak Pohon Tumbang">menabrak pohon. Mungkin sopir mengantuk dan terbangun kaget ketika mendengar bunyi klakson dari kendaraan di belakangnya,” terang Abam, 45, warga Masaran, salah seorang saksi mata kejadian itu.

Kerasnya benturan membuat bagian depan mobil Daihatsu Sigra tersebut ringsek. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, sopir dan enam penumpang di dalamnya mengalami luka-luka.

“Di dalam mobil itu ada empat pria [termasuk sopir], dua wanita dan satu anak perempuan. Mereka semua masih sadar. Mereka terlihat sangat shock [terguncang],” paparnya.

Setelah https://soloraya.solopos.com/read/20190227/491/974753/warga-solo-patah-kaki-setelah-ditabrak-avanza-di-sragen" title="Warga Solo Patah Kaki Setelah Ditabrak Avanza Di Sragen">kejadian itu, jajaran Satlantas Polres Sragen bersama sukarelawan dari PMI Sragen tiba di lokasi dengan membawa sejumlah mobil ambulans. Semua korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro untuk mendapatkan penanganan medis.

“Semua korban selamat. Mereka hanya mengalami luka-luka. Tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten