Mobil yang dijadikan kafe berjalan yang diberi label Roda Muria bakal mempromosikan kopi muria di 12 kabupaten/kota di Pulau Jawa. (Antra-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Produk kopi muria yang berasal dari Pegunungan Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bakal dipromosikan di 12 kabupaten dan kota di Pulau Jawa. Harapannya, cita rasa kopi muria lebih dikenal masyarakat luas dan penjualannya pun bisa meningkat.

“Rencananya promosi produk kopi muria akan dimulai awal Januari 2020 dengan tujuan awal Kota Jogja, Bandung, dan Surabaya,” kata pelaku usaha kopi asal Kudus Doni Dole di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (23/11/2019).

Mobil kafe itu, lanjutnya, dalam waktu dekat baru akan diujicobakan di wilayah Kota Kudus sebelum menuju kota besar lain di Tanah Air. Untuk promosi keliling kota di Pulau Jawa, katanya, sudah disiapkan mobil yang dimodifikasi menjadi kafe berjalan yang diberi label Roda Muria.

Ia mengungkapkan jenis kopi yang dibawa benar-benar kopi asli yang ditanam dari Pegunungan Muria, yang meliputi Desa Rahtawu, Colo, Ternadi (Kabupaten Kudus) dan Desa Tempur (Kabupaten Jepara).

Menurut dia, promosi dengan menawarkan kopinya secara langsung jauh lebih efektif karena masyarakat bisa secara langsung menikmatinya sehingga bisa memberikan penilaian.

“Walaupun kopi dari daerah lain banyak yang lebih dahulu dikenal masyarakat, kopi muria dipastikan tidak akan kalah bersaing karena sistem seduhnya saat ini sudah modern dan berstandar internasional,” ujarnya.

Dengan demikian, simpul dia, kualitas rasa kopi muria-nya juga cukup kompetitif dibandingkan dengan kopi dari daerah lainnya.

Roda Muria rencananya tidak hanya membawa produk minuman kopi asal Kudus, melainkan akan membawa sejumlah produk khas Kota Kudus seperti batik serta memberikan edukasi terkait kultur dan sejarah kopi di Kudus.

“Kami tidak ingin  mereka hanya sekadar menikmati rasa kopinya, melainkan juga mengetahui cerita terkait komoditas kopi hingga ditanam di kawasan Pegunungan Muria,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris mendukung upaya promosi dengan keliling kota di Pulau Jawa sehingga kopi muria nantinya lebih dikenal masyarakat. Ketika banyak yang berminat, kata dia, tentunya akan mendongkrak penjualannya.

Pemkab Kudus sendiri diklaim sudah mempromosikan produk kopi muria melalui berbagai kegiatan, mulai dari Festival Kopi Muria oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, serta sebelumnya juga digelar pameran kopi bersama produk UMKM lainnya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus.

Setiap ada kegiatan pemerintahan, produk kopi juga turut dipamerkan dan kebijakan terbaru semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kudus diminta menyediakan minuman kopi di masing-masing kantornya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten