Tutup Iklan
Kondisi dua mobil yang terlibat kecelakaan di tol Solo-Ngawi, tepatnya di kawasan Rest Area 519B Masaran Sragen, Selasa (11/6/2019). (Istimewa-FB Kumpulan Wong Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Kecelakaan maut terjadi di tol Solo-Ngawi, tepatnya di KM 519 B, Ketonggo, Karangmalang, Masaran, Sragen, pada Selasa (11/6/2019). Kecelakaan lalu lintas di Sragen itu melibatkan dua mobil yakni Daihatsu Xenia dan Isuzu Mu-X.

Informasi yang dihimpun solopos.com, awalnya Xenia berpelat nomor B 2469 UBA dikemudikan Maryono, 31, anggota TNI yang tinggal di Asrama Detasemen Polisi Militer (Denpom) Divif 1/Kostrad Sukaraja Bogor melaju di depan dari Sragen ke Solo.

Di belakangnya melaju Isuzu Mu-X berpelat nomor B 1970 SLO dikemudikan oleh Gatot Priyanto, 42, warga Perum Alam, Sidorejo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Tiba-tiba Suzuki Xenia mengalami pecah ban belakang sebelah kiri sekitar pukul 10.30 WIB. Akibatnya, mobil dengan empat penumpang itu oleng. 

“Mobil itu awalnya ada di lajur dua, kemudian ban meletus, akhirnya ditabrak dari belakang oleh Isuzu Mu-X,” jelas Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dani Permana, kepada solopos.com.

Kecelakaan di Tol Sragen mengakibatkan delapan orang terluka. Salah satu penumpang Xenia, Maurent (MR), 5, mengalami luka parah akibat benturan.

“Saat dievakuasi, korban MR masih bernapas. Namun, setelah dilarikan ke rumah sakit [RSUD dr. Moewardi Solo], dia akhirnya meninggal dunia,” jelas Dani Permana.

Manajer Area PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Sih Wiyono, juga menjelaskan kronologi kecelakaan.

“Dugaannya, ban belakang kiri Xenia pecah, terus oleng ke lajur satu. Bersamaan dengan itu, datang mobil Isuzu Mu-X di lajur satu. Sopir Mu-X berusaha banting setir ke kiri yang agak lebar karena berada di kawasan rest area, tapi tidak sampai akhirnya nabrak bagian belakang kiri mobil Xenia,” ujar Sih Wiyono. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten