Mobil Dinas Camat di Bantul Jadi Armada Antar Jemput Pasien

Guna membantu jemput antar pasien, mobil dinas Panewu (Camat) Banguntapan dijadikan armada bantu kendaraan kegawatdaruratan.

 
Mobil dinas Panewu (Camat) Banguntapan dijadikan armada kegawatdaruratan warga Banguntapan. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Mobil dinas Panewu (Camat) Banguntapan dijadikan armada kegawatdaruratan warga Banguntapan. (Istimewa)

Solopos.com, BANTUL – Guna membantu jemput antar pasien, mobil dinas Panewu (Camat) Banguntapan dijadikan armada bantu kendaraan kegawatdaruratan. Mobil pun dipasangi penyekat antara bangku sopir dan penumpang.

Panewu Bangunatapan, Fauzan Muarifin pada Minggu (18/7) menyampaikan bila memfungsikan mobil dinasnya sebagai kendaraan antar jemput pasien. Karena banyaknya kejadian kegawatdaruratan yang membutuhkan kendaraan.

Baca juga: PPKM Darurat, Pelaku Wisata Di Bantul Semakin Terpuruk

Beragam pasien telah diantarkan menggunakan mobil dinas panewu atau camat ini, tak terkecuali pasien yang harus ke Selter Covid-19. “Karena sering terjadi kegawatdaruratan pasien harus segera di evakuasi ke rumah sakit, dibawa ke selter atau ke Puskesmas. Bahkan ada yang sampai RS Grhasia,” ujarnya.

“Makanya itu untuk menambah armada. Biar ketika di kegawatdaruratan itu masyarakat ada tambahan solusi, makanya mobil saya, saya desain seperti itu. Saya kasih penutup,” tambahnya.

Baca juga: Tak Suka Denger Sirene, Pria Bantul Rusak Ambulans yang Bawa Pasien, Kini Dicokok Polisi

Diterangkan Fauzan, di Kapanewon Banguntapan memang ada beberapa ambulans yang digunakan antar jemput pasien. “Kalau ambulans itu ada banyak juga. Tiap puskesmas ada satu. Kemudian dari beberapa komunitas. Juga ada dari FPRB. Mobil dinas panewu atau camat ini biar cepat tertangani ketika ada kegawatdaruratan itu aja,” tuturnya.

Modifikasi sekat antara pengemudi dan penumpang disebutkan Fauzan menghasilkan biaya sekitar Rp200.000. Biaya itu digunakan untuk membeli bahan penyekat plastik dan besi penyangga.

“Sudah lama digunakan untuk evakuasi pasien. Cuma kalau yang dikasih plastik itu baru pekan kemarin,” pungkasnya.

Baca juga: Si Bali, Sapi Milik Guru di Sleman yang Jadi Hewan Kurban Presiden Jokowi, Segini Harganya

Berita Terkait

Espos Premium

Perjalanan Makin Longgar,  Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Perjalanan Makin Longgar, Angkutan Darat Sudah Siap dengan Protokol Kesehatan Belum?

Pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pada moda transportasi darat  seperti bus menjadi bahan sorotan lantaran pengawasannya masih rendah. Penguatan pelaksanaan prokes penting guna menanggapi perubahan pandemi menjadi endemi.

Berita Terkini

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Ganjil Genap Diberlakukan ke Tebing Breksi, 72 Kendaraan Diputar Balik

Sebanyak 164 kendaraan dizinkan naik ke Tebing Breksi selama pemberlakukan ganjil genap.

Dampak PPKM, Kualitas Udara Kota Jogja Kian Membaik

Penerapan PPKM yang berlangsung sejak Juli lalu disebut berdampak pada kualitas udara di Kota Jogja.

Aturan Ganjil Genap ke Tebing Breksi Diberlakukan, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

Banyak wisatawan yang tak tahu aturan ganjil genap saat hendak berwisata ke Tebing Breksi, Sleman, sehingga harus rela dibupatr balik petugas.

Jelang Uji Coba PTM, Vaksinasi Pelajar SMP Terus Dikebut

Vaksinasi pelajar adalah salah satu upaya Pemkab Bantul untuk mendukung uji coba tatap muka sekolah agar orang tua siswa nyaman dan tenang.

Setelah Breksi, Giliran Candi Prambanan Gelar Uji Coba Buka

Candi Prambanan diizinkan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Antisipasi Lonjakan Kasus Akhir Pekan, Pemkot Jogja Siapkan Isoter

Penyiagaan isoter itu sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus di akhir pekan saat mobilitas masyarakat meningkat.

Tsunami akibat Gempa Megathrust Mengancam, 7 dari 8 EWS di Kulonprogo Malah Rusak

Tujuh dari delapan sistem peringatan dini di pantai selatan Kulonprogo rusak. Padahal ancaman gempa megathrust yang berpotensi tsunami membayangi.

Pembebasan Lahan Tol Jogja Bawen Terus Dikebut, 436 Bidang di Seyegan Bakal Diratakan

PT Jasamarga Jogja Bawen masih bermusyawarah degan warga Seyegan, Sleman terkait pembebasan lahan untuk Tol Jogja-Bawen

Polda DIY Terapkan Ganjil-Genap di 3 Objek Wisata, Di Mana Saja?

Polda DIY menerapkan sistem ganjil genap bagi kendaraan yang akan mengunjungi tiga lokasi wisata di Sleman.

Sidang Kasus Satai Beracun, Nani Apriliani Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Sidang perdana kasus satai beracun yang menewaskan seorang bocah digelar di PN Bantul. Terdakwa Nani Apriliani Nurjaman dijerat pasal berlapis.

Di Bantul, Ada Kelurahan yang Diklaim Sudah Mencapai Kekebalan Kelompok

Salah satu kelurahan di Bantul disebut telah mencapai kekebalan kelompok karena 80% warganya sudah divaksin.

Tabrak Gerobak Satai Hingga Berhamburan, Remaja Ini Harus Ganti Rugi Jutaan Rupiah

Seorang remaja 17 tahun di Jogja menabrak pedagang satai keliling hingga satainya berhamburan. Lokasi kejadian minim penerangan.

Tempati Tanah Kas Desa, 3 Warga Pertanyakan Nasib UGK Tol Joglo

Tiga warga Kadirojo 2, Kalurahan Purwomartani, Kalasan mempertanyakan nasib uang ganti kerugian bangunan tol Jogja-Solo (Joglo).