Mobil Berpelat Nomor Palsu Terungkap Berkat Kamera ETLE Solo, Begini Kronologinya

Satlantas Polresta Solo berhasil mendeteksi mobil berpelat nomor palsu yang terekam kamera ETLE dan menangkapnya di kawasan Sriwedari.

 Kasatlantas Polresta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra (kanan) memeriksa mobil yang diduga menggunakan pelat nomor palsu dan terdeteksi sistem ETLE di Mako Satlantas Polresta Solo, Rabu (7/4/2021) sore. (Istimewa/Humas Satlantas Polresta Solo)

SOLOPOS.COM - Kasatlantas Polresta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra (kanan) memeriksa mobil yang diduga menggunakan pelat nomor palsu dan terdeteksi sistem ETLE di Mako Satlantas Polresta Solo, Rabu (7/4/2021) sore. (Istimewa/Humas Satlantas Polresta Solo)

Solopos.com, SOLO -- Kamera electronic traffic law enforcement atau ETLE milik Satlantas Polresta Solo berhasil mendeteksi mobil berpelat nomor palsu. Aparat kepolisian menghentikan mobil itu di kawasan Jl Bhayangkara, Sriwedari, Solo, Rabu (7/4/2021) sore.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra, kepada wartawan, mengatakan awalnya petugas operator ETLE menangkap gambar pengemudi Toyota Calya berpelat nomor AD 8693 AS pada Rabu (31/3/2021) pukul 07.58 WIB.

Baca Juga: Sehari Seribuan Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Satlantas Solo, Kamu Termasuk?

Pengemudi mobil itu dinilai melakukan pelanggaran aturan lalu lintas karena tidak memakai sabuk pengaman. Atas dasar rekaman kamera ETLE itu, petugas kemudian mengirimkan surat konfirmasi melalui pos kepada pemilik mobil atas nama Enggung Marwoto, warga Munggung, Banjarsari, Solo.

Namun, pada Rabu (7/4/2021), Enggung membantah surat permintaan konfirmasi itu karena merasa tidak melintas di Jl Slamet Riyadi pada Rabu (31/3/2021).

Baca Juga: Korlantas Mabes Polri Jadikan ETLE Solo Percontohan Membangun Smart City

“Karena merasa tidak melanggar kami mengecek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Ternyata identik dengan STNK yang dibawa pemilik mobil itu,” paparnya mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Cek Fisik Kendaraan

Polisi lalu menelusuri kemungkinan ada mobil lain yang sama dan menggunakan pelat nomor sama. Personel Satlantas pun diperintahkan mengawasi kendaraan dengan pelat nomor itu untuk diamankan ke Mako Satlantas Polresta Solo.

Baca Juga: Satlantas Solo Tambah 5 Kamera ETLE, Dipasang Di Mana Saja?

Hal itu supaya polisi bisa memeriksa surat-surat dan cek fisik kendaraan yang terekam kamera ETLE Satlantas Solo itu. Hasil pengawasan polisi menemukan mobil dengan pelat nomor yang sama melintas di Jl Bhayangkara dan langsung menangkapnya pada Rabu (7/4/2021) sore.

“Kalau sesuai nota pajak pengemudi yang dihentikan, pelat nomornya AD 8693 US tapi diganti pelat nomor AD 8693 AS. Identitas pengemudi Mr X karena masih pendalaman. Sudah kami beri tilang dan kami serahkan ke Satreskrim,” imbuhnya.

Dugaan awal polisi mobil itu hasil jual beli tanpa kelengkapan surat.


Berita Terkait

Berita Terkini

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.

Geger, Pengunjung Meninggal Saat Belanja di Pasar Jungke Karanganyar

Seorang warga Tasikmadu, Karanganyar, meninggal mendadak saat berbelanja di Pasar Jungke. Korban sempat terjatuh sebelum meninggal dunia.

Sabar Dulu, Pengumuman Hasil Ujian SKD CPNS Sukoharjo Tunggu Ini

Ujian SKD CPNS Sukoharjo sudah selesai dilaksanakan, namun terkait jadwal pengumuman masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia pusat.

Siap-siap! Ada Pemadaman Listrik di Boyolali Hari Ini (16/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Ini daerah yang terdampak.

Aturan Baru! Jagong dan Berwisata di Sukoharjo Syaratnya Sudah Vaksin

Pemkab Sukoharjo mensyaratkan wajib sudah divaksin bagi warga yang hendak menggelar dan menghadiri hajatan serta masuk ke tempat wisata.

Pemadaman Listrik Solo Hari Ini (16/10/2021), Daerahmu Terdampak?

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama tiga jam. Daerah mana saja yang terdampak?

Keraton Solo Ditegur Kemendikbud, Gibran: Dirjen Cipta Karya Sudah Cek

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah membahas rencana revitalisasi Keraton Solo dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Ratusan Suporter PSS Sleman Dicegat Masuk Solo, 150 Motor Ditahan

Aparat Polresta Solo berhasil mencegah sekitar 900 suporter PSS Sleman yang hendak masuk Kota Solo saat klub sepak bola tersebut bertanding di Stadion Manahan Solo, Jumat malam.

Ramai Banteng Vs Celeng di PDIP, Dencis: Jangan Sak Karepe Dewe!

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Denny Nurcahyanto alias Dencis mengomentari polemik banteng vs celeng yang belakangan memanas di internal parpol tersebut.

Minim, Bantuan Subsidi Bunga Pinjaman UMKM Sukoharjo Baru Terserap 15%

Serapan bantuan subsidi bunga pinjaman modal UMKM yang digulirkan Pemkab Sukoharjo untuk mendorong pemulihan ekonomi hingga Oktober ini baru mencapai 15%.

Rombongan Suporter asal Jogja Lintasi Colomadu, Sempat Bikin Macet

Rombongan konvoi suporter asal Jogja sempat bikin macet saat melintas di Colomadu, Karanganyar, dalam perjalanan pulang dari Solo.

Kisah Sukarelawan Klaten, Tak Panik Saat Tahu Terpapar Covid-19

Sukarelawan BPBD Klaten justru terang-terangan memberitahukan ke beberapa orang yang telah ditemuinya bahwa dirinya sedang terpapar virus corona, sejak beberapa hari terakhir.

BPR BKK Wonogiri Laba Capai Rp8,5 Miliar

Dari hasil usaha 2021 ini diproyeksikan dapat memberikan deviden bagi dua pemegang saham, yakni Pemprov Jateng dan Pemkab Wonogiri pada 2022 mendatang total senilai Rp4,639 miliar.

Walah, Polemik Banteng Vs Celeng PDIP Disebut Hanya Setingan

Polemik di internal PDIP hingga memunculkan narasi banteng vs celeng belakangan ini disebut hanya setingan untuk menaikkan popularitas Ganjar dan PDIP.

BPS Kaji Dampak Pandemi Terhadap Pelaku Usaha

Survei ini menjadi sarana mendapatkan informasi kondisi kegiatan usaha terkini.

Terdampak Tol Solo-Jogja, Lahan Kas Desa di Klaten Malah Bertambah

Jumlah total lahan pengganti yang bisa didapatkan panitia desa setempat mencapai 32 bidang atau sekitar 72.000 meter persegi.