Mitsubishi Jual 741 Mobil di Jateng & DIY
Ilustrasi Mitsubishi Xpander. (Bisnis)

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia mencatatkan penjualan 741 mobil di Jateng dan DIY pada awal kuartal kedua tahun 2019 ini. Angka itu lebih rendah 37,63% dibandingkan dengan penjualan ritel pada periode yang sama tahun lalu.

Head of Area Coordinator Central Java Section MMKSI, Hendro S. Abadi, mengungkapkan total penjualan ritel perusahaan di wilayah Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 741 unit hingga April tahun 2019 ini atau lebih rendah 447 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni 1.188 unit.

“Penjualan April 2018, 1.188 unit. Jadi, ada penurunan 37%,” kata Hendro kepada Bisnis, Senin (20/5/2019).

Dia menjelaskan terdapat beberapa faktor yang membuat penjualan ritel perusahaan mengalami penurunan pada awal kuartal kedua tahun ini. Pertama, penjualan kendaraan serba guna kecil atau low multipurpose vehicle (LMPV) Xpander sudah memasuki kondisi pasar yang sebenarnya.

Kedua, kehadiran produk-produk baru dari merek lain ketika masa launching produk yang diluncurkan perusahaan sudah selesai.  Kemudian, tambahnya adalah program diskon yang masif dari merek lain juga menjadi salah satu penyebab.

Bukan hanya itu, pemilihan umum untuk memilih presiden dan anggota legislatif yang terjadi pada April 2019 juga menjadi penyebab penurunan. Sementara dampak lebaran terhadap penjualan mobil perusahaan baru akan terlihat pada Mei 2019. “Penyebab turunnya karena sudah masuk ke real market. Istilahnya, masa launching, banyak peminat,” katanya.

Dia menambahkan, pameran yang diadakan di pusat-pusat perbelanjaan dengan test drive dan penawaran-penawaran menarik seperti paket-paket pembiayaan untuk pembelian kredit merupakan cara-cara yang terus dilakukan perusahaan guna mendongkrak penjualan. Menurutnya, daya beli masyarakat di pasar kendaraan Jawa Tengah & DIY pada saat ini tidak ada masalah.

Pada April tahun ini, LMPV Xpander merupakan kendaraan penumpang yang tercatat terjual paling banyak, yakni 267 unit. Sementara itu, kendaraan non penumpang yang mencatatkan penjualan ritel terbanyak pada April 2019 adalah L300, yakni 318 unit.

Sebelumnya, perusahaan menargetkan penjualan kendaraan bermotor mobilya pada kuartal kedua tahun ini di Jateng dan DIY lebih tinggi 10% dibandingkan dengan penjualan pada kuartal pertama tahun ini. Permintaan menjelang lebaran menjadi salah satu faktor pemicu pertumbuhan penjualan kendaraan perusahaan pada April—Juni 2019. Terlebih, pesta demokrasi yang telah berlangsung berjalan dengan lancar.

"Target pada kuartal kedua tahun ini, kami memprediksi masih ada kenaikan dibandingkan dengan kuartal pertama," kata Dessu Herdiyanto, Head of Field Marketing Region II MMKSI beberapa waktu lalu. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom