Mitos Mandi di Umbul Kroman Klaten, Dipercaya Menambah Aura Kecantikan

Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten menyimpan surga tersembunyi, yakni Umbul Kroman yang dipercaya bisa menambah aura kecantikan dengan mandi di tempat tersebut.

 Pengunjung Umbul Kroman di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten tengah menikmati kesegaran air pada Rabu (8/6/2022). (Solopos/Fahmi Ghiffari).

SOLOPOS.COM - Pengunjung Umbul Kroman di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten tengah menikmati kesegaran air pada Rabu (8/6/2022). (Solopos/Fahmi Ghiffari).

Solopos.com, KLATEN — Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menyimpan surga tersembunyi, yakni Umbul Kroman.

Lokasinya berada di belakang Embung Mranggen. Menurut kabar, air di Umbul Kroman Klaten ini dipercaya dapat memancarkan aura kecantikan perempuan yang mandi di tempat tersebut.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Warga Desa Mranggen, Surti, membenarkan mitos tentang Umbul Kroman Klaten mampu menambah aura kecantikan bagi orang yang mendi di tempat tersebut. “Ya ada mitos seperti itu. Sudah sejak kecil mitos itu saya dengar dari sesepuh di sini [Desa Mranggen],” kata Surti saat ditemui Solopos, Rabu (8/6/2022).

Surti yang juga pemilik warung soto di dekat akses masuk menuju Embung Mranggen mengatakan mengenai mitos tersebut disampaikan secara turun temurun.

Meski Umbul Kroman Klaten tersembunyi dan memiliki akses cukup sulit, banyak wisatawan mengunjugi tempat tersebut. Surti mengatakan pengunjung tidak hanya berasal dari Klaten dan wilayah sekitar Desa Mranggen. “Kalau pengunjung ada yang dari Solo, Boyolali, hingga Yogyakarta,” kata Surti.

Baca Juga : Umbul Kroman, Surga Tersembunyi di Desa Mranggen Klaten

Namun, ia berharap pihak terkait dapat meningkatkan fasilitas Umbul Kroman, seperti ruang ganti dan toilet serta akses menuju lokasi dipermudah. Hingga saat ini belum ada biaya masuk menuju Umbul Kroman. Bahkan, belum ada biaya parkir.

Salah seorang pengunjung yang enggan menyebutkan namanya mengatakan sering mengunjungi Umbul Kroman untuk sekadar menyegarkan diri. Lagipula, katanya, lokasi Umbul Kroman tak jauh dari tempat tinggalnya.

Suasana Umbul Kroman

Mengenai mitos bahwa Umbul Kroman dapat menambah aura kecantikan, ia mengaku kali pertama mendengar mitos tersebut. “Baru dengar kalau mitos itu,” kata pengunjung tersebut saat ditemui Solopos, Rabu (8/6/2022).

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, yakni klatenkab.go.id, menyebutkan bahwa Umbul Kroman konon dipercaya bisa menambah aura kecantikan bagi perempuan yang mandi ditempat tersebut.

Baca Juga : Umbul Pelem Jadi Objek Wisata Favorit saat Lebaran, Ini Keistimewaannya

wisata umbul kroman klaten
Suasana Umbul Kroman di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Rabu (8/6/2022) dikelilingi tebing dan pohon tinggi sehingga layak disebut surga tersembunyi. (Solopos/Fahmi Ghiffari).

Letaknya sulit terjangkau dan masih alami sehingga membuat Umbul Kroman masih terjaga. Masyarakat setempat meyakini kepercayaan tersebut. Kolam Umbul Kroman berukuran 15 meter x 15 meter.

“Pendatang, penduduk baru atau warga baru di RW 013 dan RW 014, khususnya. Mungkin laki-laki RW 014 atau Dukuh Kropaan mendapatkan istri dari Jogja, Solo, atau Semarang. Darimanapun, datang ke situ agak kusut auranya. Setelah mandi di situ [Umbul Kroman] beberapa hari akan terlihat ceria. Itu bisa dibuktikan sampai sekarang,” tutur Kepala Desa Mranggen, Miseran, seperti diunggah laman tersebut pada 4 April 2022 dan dilansir Solopos.com pada Rabu (8/6/2022).

Miseran juga menjelaskan bahwa ada sumber air murni di Umbul Kroman. Ke depan, tuturnya, akan dipisahkan dengan pemandian.

“Jadi umbul itu sementara untuk pemandian. Tetapi ke depan saya punya program yaitu air murni itu untuk dikonsumsi. Dari UGM dan UNS datang meneliti kandungan air di Umbul Kroman maupun Sumber Karang Gotan [berada di sekitar Umbul Kroman]. Ternyata kadar mineral sangat tingi sehingga langsung diminum pun tidak ada efek apapun,” ujarnya.

Suasana di umbul yang memiliki kedalaman sekitar 30-75 sentimeter tersebut asri karena dikelilingi pohon bibis yang rindang. Air terlihat jernih. Anda dapat menyaksikan air keluar dari sumber. Selain itu banyak ikan di Umbul Kroman.

Baca Juga : Kota 1.000 Umbul, Ini Deretan Umbul Terbaik di Klaten

Akses Menuju Lokasi

Suara nyaring hewan garingpung membuat kesan alami Umbul Kroman semakin terasa. “Pesan saya justru silakan datang setiap saat sama teman tidak apa-apa. Cuma saya minta jangan buang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Sementara ini, Umbul Kroman dikelola warga Dukuh Kroman RW 013 dan ke depan akan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Tiket masuk ke Umbul Kroman gratis dan pengelolaannya secara gotong royong.

Dia mengklaim sudah tersedia toilet atau kamar mandi untuk wisatawan yang ingin berganti pakaian usai berenang di Umbul Kroman. Pemerintah Desa, lanjutnya, mengusahakan menambah fasilitas seperti gapura dan gazebo.

Perjalanan menuju Umbul Kroman harus ekstra hati-hati karena sepanjang perjalanan melewati jalan sempit, curam, dan terjal. Wisatawan bisa mencari lokasi Umbul Kroman di laman pencarian.

Baca Juga : Ayo Ciblon ke Umbul di Klaten, Kamu Pernah ke Mana Saja?

Jangan panik apabila petunjuk arah berhenti di Embung Mranggen karena lokasi Umbul Kroman berada di balik embung tersebut. Dia menyarankan wisatawan yang akan mengunjungi Umbul Kroman menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda.

Apabila mengendarai mobil maka wisatawan harus menitipkan ke rumah warga. Dari lokasi parkir, wisatawan harus berjalan kaki sejauh 50 meter dengan mengelilingi Embung Mranggen dan menyebrangi sungai.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Polisi Boyolali Tetap Menilang di Tepi Jalan jika Melihat Pelanggaran Langsung

      Polres Boyolali menggunakan ETLE dalam Operasi Zebra 2022, namun tidak menutup kemungkinan tetap melakukan penilangan di tepi jalan jika ada pengendara yang melanggar peraturan secara langsung.

      Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Karanganyar Hari Ini (7/10/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Karanganyar, Jawa Tengah, pada hari ini, Jumat, 7 Oktober 2022.

      Agenda Solo Hari Ini: Salat Gaib di Masjid Agung hingga Festival Awul-Awul

      Agenda Kota Solo hari ini, Jumat (7//10/2022), akan ada Salat Gaib di Masjid Agung, festival thrifting atau awul-awul, hingga wayang orang di Sriwedari.

      Berubah-Ubah, Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Cerah Berawan lalu Hujan

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini, Jumat (7/10/2022) diprediksi berawan sejak pagi kemudian hujan dengan intensitas sedang.

      Bawa Payung Ya! Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Mulai Hujan sejak Pagi

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Jumat (7/10/2022), diprediksi dimulai dengan berawan kemudian hujan saat siang dan sore hari.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 7 Oktober 2022, Cerah Berawan Lalu Hujan

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Jumat (7/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 7 Oktober 2022, Hujan Mulai Pukul 4 Sore

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Jumat (7/10/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Jumat Ini: Gerimis Siang dan Malam

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 7 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Solo Siap-Siap Hujan Lagi Sore Ini, Simak Prakiraan Cuaca BMKG Jumat 7 Oktober

      Prakiraan cuaca Kota Solo menurut BMKG akan hujan lagi pada sore hingga malam hari Jumat (7/10/2022).

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Jumat Ini: Gerimis Siang-Berawan Tebal Malam

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Jumat 7 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Tak Main-Main, FPDIP Upayakan Rp80 Miliar dari APBD Solo untuk Masjid Sriwedari

      Fraksi PDIP DPRD Solo tidak main-main dalam mengupayakan anggaran untuk penyelesaian pembangunan Masjid Sriwedari yang sudah dua tahun mangkrak.

      Diresmikan 17 November, Utusan Presiden UEA Cek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

      Utusan dari Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu dekat akan datang mengecek progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Solo, sebelum diresmikan 17 November nanti.

      Lengkap dan Nyaman, Ini Daftar Hotel di Dekat Stasiun Gawok Sukoharjo

      Rincian hotel yang berada di dekat Stasiun Gawok, Sukoharjo.

      Omzet Anjlok, Pemilik Toko Dekat Jembatan Mojo Solo Ingin Proyek Cepat Kelar

      Kalangan pemilik toko di Jl Kyai Mojo mengeluhkan omzet turun drastis sejak Jembatan Mojo, Solo, ditutup untuk perbaikan, Senin (26/9/2022) lalu.

      Upaya Diversifikasi Pangan, DPRD Boyolali Dukung Selodoko Jadi Sentra Alpukat

      DPRD Boyolali mengapresiasi program diversifikasi pangan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, lewat penanaman alpukat kalibening.

      8 Tujuan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat oleh BUMDes Bersama di Wonogiri

      Kabupaten Wonogiri memiliki 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama hingga sekarang.