Mitos Bulus Hewan Keramat, Bagaimana yang di Terowongan Trucuk Klaten?

Kepercayaan masyarakat tradisional menganggap bulus sebagai binatang keramat yang hidup di lokasi tertentu, bagaimana dengan yang ditemukan di Trucuk, Klaten?

 Bulus jumbo yang ditemukan warga di dekat terowongan kuno di Trucuk, Klaten. (Detik.com)

SOLOPOS.COM - Bulus jumbo yang ditemukan warga di dekat terowongan kuno di Trucuk, Klaten. (Detik.com)

Solopos.com, KLATEN — Penemuan bulus berukuran jumbo di sekitar terowongan Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, mengehebohkan warga setempat. Menurut kepercayaan masyarakat tradisional, bulus merupakan salah satu hewan keramat yang tinggal di lokasi tertentu. Lantas, bagaimana dengan yang berada di Trucuk Klaten?

PromosiLogam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo Dukung Pengembangan Mobil Listrik

Bulus tersebut ditemukan di saluran bekas embung Sabrang Lor yang sedang direvitalisasi sebagai pemancingan dan sentra kuliner pada Senin (6/9/2021).

Saat ditemukan bulus tersebut dalam kondisi sudah mati dan sempat hendak disembelih untuk disantap warga. Namun hal itu urung dilakukan karena bulus sudah mati.

“Awalnya dikira bantal. Setelah dipinggirkan, ternyata bulus. Kami sempat ingin menyembelihnya untuk plentonan [dimakan bersama]. Pisau dan daun pisang sudah disiapkan. Ternyata bulus itu sudah mati. Kami pun tak jadi menyembelihnya. Di samping itu, ada yang ngagar-agari [menakut-nakuti] jangan disembelih dan dimakan. Takutnya, dagingnya beracun,” kata salah satu pekerja proyek di bekas embung Sabrang Lor, Trucuk, Kirjo.

Baca juga: Limbah Ciu Bekonang Cemari Sungai Bengawan Solo, Pengrajin Nakal Bakal Ditindak Tegas!

Bulus tersebut rencananya diawetkan untuk dijadikan ikon wisata kompleks pemancingan di lahan bekas embung tersebut.

“Saat pengerukan, ditemukan bulus yang sudah mati. Rencananya, bulus itu akan diawetkan lalu digunakan sebagai pelengkap wisata [dipajang di kompleks pemancingan dan kuliner di Sabrang Lor, Trucuk]. Istilahnya sebagai penanda bahwa di lokasi ini pernah ada bulusnya,” kata Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Klaten, Budi Andriyanto, kepada Solopos.com.

Dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (7/9/2021), bulus merupakan jenis kura-kura berpunggung lunak yang hidup tersebar luas di Asia Tenggara. Di Indonesia, bulus biasa didapati di perairan Sumatra, Jawa, Kalimantan, Lombok, dan Sulawesi.

Baca juga: Ajaib! Ikan Toman di Trucuk Klaten Ditemukan Mati, Tiba-Tiba Hidup Lagi

Hewan ini biasanya hidup di perairan yang tenang dan berarus lambat seperti di sungai, danau, maupun kolam. Bulus memangsa ikan dan hewan kecil lainnya dan biasa bersembunyi di lumpur.

Masyarakat Indonesia umumnya memburu bulus untuk dimakan dagingnya. Namun ada juga beberapa masyarakat yang percaya bahwa bulus merupakan hewan keramat yang hidup di lokasi tertentu.

Selain bulus, bekas embung Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, ternyata diyakini masih menyimpan seekor ikan unik, yakni ikan kutuk putih berukuran jumbo. Hingga sekarang, ikan kutuh putih itu belum ditemukan warga setempat.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.