Mitos atau Fakta: Obat Tetes Mata Bisa Atasi Katarak?

Tidak sedikit orang memilih atasi katarak dengan obat tetes mata.

Astrid Prihatini WD/Newswire
Minggu, 25 April 2021 - 14:00 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tetes mata. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA--Tidak sedikit  orang memilih untuk mengatasi katarak yang dialaminya dengan menggunakan obat tetes mata. Nah, apakah tindakan tersebut mampu mencegah penyakit semakin berkembang?

Simak ulasannya di tips kesehatan kali ini. Katarak ditandai dengan keruhnya lensa mata. Hal tersebut akan membuat penglihatan seseorang menjadi terganggu, serta objek yang dilihat akan tampak buram seperti berkabut. Lensa manusia sendiri tersusun dari protein kristalin yang berfungsi menjaga lensa mata agar tetap jernih. Seiring bertambahnya usia, protein tersebut akan menggumpal dan perlahan-lahan membuat lensa mata menjadi keruh dan berkabut.

Bagaimana cara atasi katarak? Mengutip laman halodoc, Sabtu (24/4/2021), penanganannya tergantung pada tingkat keparahan katarak yang dialami. Saat sudah parah, penanganan hanya bisa dilakukan melalui prosedur operasi katarak. Sedangkan dalam kasus yang ringan, katarak dapat disembuhkan dengan menggunakan kacamata khusus untuk membantu pengidap melihat dengan jelas.

Baca Juga: Mau Joging Aman Saat Puasa? Simak Nih Tipsnya

Selain dengan menggunakan kacamata, pengidap bisa mencegah katarak semakin bertambah parah dengan meneteskan obat tetes mata. Obat tetes mata tersebut bekerja dengan meluruhkan gumpalan protein pada lensa mata. Untuk hasil yang maksimal, penggunaan obat tetes mata bisa dilakukan selama 6 minggu. Meski dinilai ampuh, penggunaan obat tetes mata untuk mengatasi katarak masih perlu penelitian lebih lanjut.

Operasi katarak merupakan tindakan paling ampuh untuk mengatasi katarak. Apalagi bagi mereka dengan tingkat kekeruhan lensa yang sudah berat, serta memiliki gangguan penglihatan parah yang tidak terbantu dengan menggunakan kacamata.

Operasi untuk atasi katarak dilakukan dengan tujuan untuk mengangkat lensa mata pasien katarak yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan guna memperbaiki kualitas penglihatan pengidapnya. Lensa mata buatan tersebut terbuat dari plastik atau silikon, dan dapat digunakan seumur hidup.

Baca Juga: Puasa Tingkatkan Imun Pengidap TBC, Ini Penjelasannya

Jika katarak dialami oleh kedua mata sekaligus, operasi tidak dilakukan pada kedua mata sekaligus. Operasi akan dilakukan secara bergiliran jika salah satu mata sudah benar-benar sembuh pasca operasi dilakukan.

Jika kamu atau keluarga terdekat mengalami katarak dan mengalami gangguan penglihatan karena hal tersebut, sebaiknya diskusikan segera dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk mengetahui perawatan apa yang tepat untuk kamu lakukan. Jika ingin tetap memakai obat mata, diskusikan terlebih dulu dengan dokter untuk menentukan apakah obat katarak aman dan efektif untuk digunakan.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif