Misteri Umbul Senjoyo, Petilasan Jaka Tingkir di Salatiga

Objek wisata Umbul Senjoyo diyakini sebagai petilasan Jaka Tingkir yang sering dipakai ritual kungkum.

 Sendang senjoyo. (Instagram/@arif.maftukhin)

SOLOPOS.COM - Sendang senjoyo. (Instagram/@arif.maftukhin)

Solopos.com, SALATIGA — Kota Salatiga memiliki sejumlah objek wisata alam yang indah. Salah satunya tempat wisata air Umbul Senjoyo yang juga menyimpan kisah legenda dari Jaka Tingkir.

Objek wisata ini terletak di Jl. Senjoyo IV, Kadipurwo, Gendongan, Tingkir, Salatiga. Umbul tersebut menjadi sumber mata air untuk PDAM Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang karena airnya yang jernih dan tidak mengering meski dalam kondisi kemarau.

PromosiKisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

Umbul Senjoyo juga dikenal menyimpan misteri tentang relief batu kuno yang dianggap membawa berkah. Konon, pada zaman dulu ada sejumlah raja yang mandi di umbul ini untuk membersihkan diri.

Baca Juga: Umbul Senjoyo Salatiga, Situs Peninggalan Pajang di Lereng Merapi

Berdasarkan hasil tugas akhir mahasiswa pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang, Rahmawati, kawasan Senjoyo memiliki keunikan selain untuk berekreasi. Objek wisata di Salatiga ini juga sering dipakai ritual kungkum atau berendam di air pada malam hari di pasaran tertentu.

Menurut kepercayaan sebagian orang, kungkum di kawasan Umbul Senjoyo dapat mendatangkan keberkahan lantaran sumber mata air yang mengalir merupakan hasil dari tapa Jaka Tingkir.

Konon, mata airnya mengalir sampai ke Laut Selatan. Menurut mitos yang berkembang, Jaka Tingkir sempat meminta warga setempat untuk memotong rambutnya untuk menyumbat mata air tersebut.

Baca Juga: Gunung Srandil di Cilacap Menjadi Pepunden Tertua di Tanah Jawa

Asale Nama Senjoyo

Berdasarkan keterangan yang terbubuh diunggahan akun Instagram @buminusantara.id, Senjoyo berasal dari nama Raja Sanjaya atau Rakai Mataram yang memilih kawasan umbul untuk melakukan aktivitas spiritual.

Reruntuhan batu candi juga menjadi bukti bahwa tempat tersebut telah ada sejak zaman Kerajaan Hindu di Nusantara. Umbul  Senjaya banyak dikunjungi kaum Brahmana, ulama, hingga tokoh-tokoh besar lainnya untuk bersama-sama memanjatkan doa di tempat tersebut.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Ini Senjata Anggota Polisi Yang Membuat Warga di Semarang Tertembak

Warga berinisial S tertembak saat hendak melerai keributan antara Briptu RS dengan kerabatnya di Semarang.

Bobol Sekolahan Hingga Kantor, Remaja di Banyumas Ini Ditangkap Polisi

Seorang remaja di Banyumas ditangkap polisi karena menjadi pelaku aksi pencurian di sejumlah sekolah dan kantor pemerintahan.

Polisi Ribut Dengan Kerabat, Seorang Warga di Semarang Tertembak

Keributan dipicu permasalahan keluarga antara anggota polisi Briptu RS dan kerabatnya SY, di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang.

Gurihnya Kuliner Soto Kudus, Pakai Daging Kerbau Bukan Ayam

Olahan kuliner berupa soto khas Kudus identik dengan kuah pekat dari kaldu daging kerbau yang disajikan dalam mangkuk kecil.

Desa Cawet Pemalang Simpan Keindahan Surgawi

Desa Cawet di pemalang, Jawa Tengah, memiliki potensi wisata alam yang memukau.

Di Mana Daerah Terdingin di Jawa Tengah?

Inilah daerah terdingin di Jawa Tengah yang sering turun hujan salju saat musim kemarau.

Check-in di Hotel, PSK di Semarang Dianiaya Tamu Pakai Muntu

Boy menganiaya PSK menggunakan muntu saat check-in di hotel untuk mengambil uang dan harta milik PSK tersebut.

Mobil Avanza Tabrak Karimun di Flyover Jatingaleh, Ini Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas di Flyover Jatingaleh Semarang bermula ketika pengemudi Avanza diduga mengantuk atau kebingungan melaju dari arah Tanah Putih.

Jadi Percontohan, Desa di Semarang Ini Tanam Kedelai Varietas Unggul

Sebanyak 30 kilogram bibit kedelai yang terdiri dari varietas Sugentan dan Gamasugen diserahkan BRIN dalam kegiatan ini.

25 Orang Lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng

Sebanyak 25 orang dinyatakan lolos tes potensi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Periode 2022-2026.

Kuliner Nasi Penggel, Jumeokbap Korea Ala Kebumen

Nasi Penggel adalah olahan kuliner khas Kebumen, Jawa Tengah yang bentuknya menyerupai nasi kepal Korea, Jumeokbap.

Serem! Warga di Semarang Ini Tinggal di Tengah Kuburan

Warga Kampung Bergota Krajan di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sudah lama hidup berdampingan dengan kuburan karena berada di kompleks permakaman.

Pengumuman! Layanan Imigrasi Semarang Akan Permanen di MPP Grobogan

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang berencana membuka layanan imigrasi secara definitif di Mal Pelayanan Publik Grobogan.

14 Ekor Sapi Positif PMK, Pasar Hewan di Banjarnegara Ditutup

Sejumlah pasar hewan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), ditutup menyusul ditemukannya kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK pada 14 ekor sapi.

Presiden Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker, Ini Saran Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyarankan masyarakat untuk sadar diri dalam melakukan perlindungan diri menyusul pelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka.

Asal-Usul Pemalang, Tanah Merdeka di Pulau Jawa

Asal-usul Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dulunya merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa yang dipimpin seorang raja.