Misteri Telaga Sunyi di Baturaden, Sering Jadi Tempat Bertapa

Telaga Sunyi ini kerap dijadikan tempat pertapaan di masa lalu dan bahkan hingga sekarang masih ada yang melakukan ritual pertapaan.

 Telaga Sunyi, Baturaden, Kabupaten Banyumas (Instagram/@mhmdrfiiiii)

SOLOPOS.COM - Telaga Sunyi, Baturaden, Kabupaten Banyumas (Instagram/@mhmdrfiiiii)

Solopos.com, BANYUMAS — Telaga sunyi adalah destinasi wisata yang berada di kawasan Wana Wisata Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Jaraknya hanya sekitar 3 km dari gerbang  wisata Baturaden. Dilansir dari Semarangpos.com, Kamis (04/11/2021), telaga ini tepatnya berada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang.

Seperti namanya, telaga ini sangat sunyi dan cocok bagi yang ingin menenangkan diri dari kesibukan sehari-hari dan kebisingan kota. Dari pusat Kota Purwokerto, Telaga Sunyi ini berjarak sekitar 16 km dan dapat ditempuh dalam waktu 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda dua. Akses jalan menuju tempat ini juga terbilang mudah.

PromosiSosok Low Profile di Balik Kesuksesan Nike sebagai Brand Olahraga Dunia

Namun, pengunjung perlu memakirkan kendaraan dan berjalan melewati jalanan pedesaan untuk mencapai Telaga Sunyi. Meskipun demikian,  tidak perlu kuatir karena perjalanan selama menuju lokasi akan ditemani dengan aliran anak sungai yang jernih dan hijau sawah yang membentang.

Warna air di Telaga Sunyi saat debit air deras berwarna hijau gelap
Warna air di Telaga Sunyi saat debit air deras berwarna hijau gelap (Instagram/@telagasunyi_baturraden)

Baca Juga: Asale Karimunjawa Jadi Pulau Harta Karun

Air di Telaga Sunyi ini bersumber dari mata air Gunung Slamet. Air di telaga ini sangat jernih dan berwarna kebiruan. Karena begitu jernihnya, pengunjung dapat dengan jelas melihat dasar telaga yang dipenuhi dengan kerikil dan bebatuan.

Walaupun terlihat dangkal, ternyata Telaga Sunyi memiliki kedalaman mencapai enam meter.  Oleh sebab itu pengunjung yang ingin terjun langsung ke telaga perlu hati-hati. Telaga Sunyi juga terdapat kolam dangkal yang berada di sebelah telaga, Air di kolam ini juga jernih sehingga pengunjung bisa dengan mudah menemui hewan air yang hidup di dalamnya.

Telaga ini juga dilengkapi dengan fasilitas umum, seperti toilet, musala dan warung makan kecil yang sebagian besar dimiliki oleh warga setempat. Saat air terjun tidak mengalir deras, warna air berubah menjadi hijau terang namun saat debit air terjun sedang deras-derasnya, warna air bisa berubah menjadi hijau gelap.

Baca Juga: Selat Muria & Asale Kota Pantura Jateng

Selain bisa dipakai untuk berenang, pengunjung juga bisa meminum langsung air di Telaga Sunyi ini. Hal ini relatif aman karena memang masih dekat dengan mata air sehingga belum tercemar polutan. Telaga yang tenang dan kucuran air terjun menjadikan suasana terasa syahdu, cocok untuk merenung. Tak heran kalau danau ini kerap jadi tempat bertapa di masa lalu.

Telaga Sunyi ini kerap dijadikan tempat pertapaan di masa lalu dan bahkan hingga sekarang masih ada yang melakukan ritual pertapaan. Karena hal itu juga, pengunjung dilarang mengucapkan kata-kata kotor saat berada di Telaga Sunyi karena nuansa mistis dan sakral yang masih kuat.

Namun terlepas dari mitos, telaga ini tetap menjadi obyek wisata yang dicari, terutama oleh para pemburu gambar atau fotografer. tenpatnya yang unik, alami dan indah menjadi potensi yang dicari untuk dijadikan materi gambar yang menarik perhatian para netizen di media sosial.

Harga tiket masuk ke telaga ni dibaderol Rp13.000 per orang. Harga ini termasuk murah untuk sejenak menghilangkan rasa penat setelah sibuk dengan urusan pekerjaan.

Sumber: Semarangpos.com, berbagai sumber

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

+ PLUS Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

Surakarta atau Solo sempat menjadi tempat tinggal bandar candu atau opium raksasa yang sanggup memasok dan menguasai hampir perdagangan candu di seluruh Pulau Jawa, sekitar 1860-an, dimana kala itu, menghisap candu menjadi hal wajar dan legal.

Berita Terkini

Ini Kronologi Warga Tertembak Senjata Anggota Polisi di Semarang

Ketua RW 16, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang Utara, Slamet Riyadi, 52 tahun, mengungkapkan kronologi tertembaknya Sobirin.

Diduga Ingin Kuasai Harta, Remaja Habisi Nyawa Kekasih

Korban FAW, 14, diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri, R, 17. Motif tindakan itu diduga niat jahat R yang ingin menguasai harta kekasihnya. 

Pengasuh Ponpes di Magelang Cabuli Santrinya Berkali-Kali

Seorang pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Magelang mencabuli santriwatinya berkali-kali.

Seorang Penyandang Disabilitas Tenggelam di Sungai Tuntang Grobogan

Orang tenggelam di Sungai Tuntang, Kabupaten Grobogan kembali terjadi. Kali ini seorang penyandang disabilitas tenggelam, Kamis (19/5/2022).

Ini Cerita Anak Korban Tertembak Senjata Anggota Polisi di Semarang

Warga berinisial S tertembak senjata jenis airsoft gun yang dibawa Briptu RS di Semarang. Anak korban, Nurokhmah, 25 tahun bercerita mengenai kejadian tersebut.

Ini Senjata Anggota Polisi Yang Membuat Warga di Semarang Tertembak

Warga berinisial S tertembak saat hendak melerai keributan antara Briptu RS dengan kerabatnya di Semarang.

Bobol Sekolahan Hingga Kantor, Remaja di Banyumas Ini Ditangkap Polisi

Seorang remaja di Banyumas ditangkap polisi karena menjadi pelaku aksi pencurian di sejumlah sekolah dan kantor pemerintahan.

Polisi Ribut Dengan Kerabat, Seorang Warga di Semarang Tertembak

Keributan dipicu permasalahan keluarga antara anggota polisi Briptu RS dan kerabatnya SY, di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang.

Gurihnya Kuliner Soto Kudus, Pakai Daging Kerbau Bukan Ayam

Olahan kuliner berupa soto khas Kudus identik dengan kuah pekat dari kaldu daging kerbau yang disajikan dalam mangkuk kecil.

Desa Cawet Pemalang Simpan Keindahan Surgawi

Desa Cawet di pemalang, Jawa Tengah, memiliki potensi wisata alam yang memukau.

Di Mana Daerah Terdingin di Jawa Tengah?

Inilah daerah terdingin di Jawa Tengah yang sering turun hujan salju saat musim kemarau.

Check-in di Hotel, PSK di Semarang Dianiaya Tamu Pakai Muntu

Boy menganiaya PSK menggunakan muntu saat check-in di hotel untuk mengambil uang dan harta milik PSK tersebut.

Mobil Avanza Tabrak Karimun di Flyover Jatingaleh, Ini Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas di Flyover Jatingaleh Semarang bermula ketika pengemudi Avanza diduga mengantuk atau kebingungan melaju dari arah Tanah Putih.

Jadi Percontohan, Desa di Semarang Ini Tanam Kedelai Varietas Unggul

Sebanyak 30 kilogram bibit kedelai yang terdiri dari varietas Sugentan dan Gamasugen diserahkan BRIN dalam kegiatan ini.

25 Orang Lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng

Sebanyak 25 orang dinyatakan lolos tes potensi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Periode 2022-2026.

Kuliner Nasi Penggel, Jumeokbap Korea Ala Kebumen

Nasi Penggel adalah olahan kuliner khas Kebumen, Jawa Tengah yang bentuknya menyerupai nasi kepal Korea, Jumeokbap.