Misteri Telaga Sunyi di Baturaden, Sering Jadi Tempat Bertapa

Telaga Sunyi ini kerap dijadikan tempat pertapaan di masa lalu dan bahkan hingga sekarang masih ada yang melakukan ritual pertapaan.

Yesaya Wisnu - Solopos.com
Minggu, 28 November 2021 - 11:03 WIB

SOLOPOS.COM - Telaga Sunyi, Baturaden, Kabupaten Banyumas (Instagram/@mhmdrfiiiii)

Solopos.com, BANYUMAS — Telaga sunyi adalah destinasi wisata yang berada di kawasan Wana Wisata Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Jaraknya hanya sekitar 3 km dari gerbang  wisata Baturaden. Dilansir dari Semarangpos.com, Kamis (04/11/2021), telaga ini tepatnya berada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang.

Seperti namanya, telaga ini sangat sunyi dan cocok bagi yang ingin menenangkan diri dari kesibukan sehari-hari dan kebisingan kota. Dari pusat Kota Purwokerto, Telaga Sunyi ini berjarak sekitar 16 km dan dapat ditempuh dalam waktu 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda dua. Akses jalan menuju tempat ini juga terbilang mudah.

Namun, pengunjung perlu memakirkan kendaraan dan berjalan melewati jalanan pedesaan untuk mencapai Telaga Sunyi. Meskipun demikian,  tidak perlu kuatir karena perjalanan selama menuju lokasi akan ditemani dengan aliran anak sungai yang jernih dan hijau sawah yang membentang.

Warna air di Telaga Sunyi saat debit air deras berwarna hijau gelap (Instagram/@telagasunyi_baturraden)

Baca Juga: Asale Karimunjawa Jadi Pulau Harta Karun

Air di Telaga Sunyi ini bersumber dari mata air Gunung Slamet. Air di telaga ini sangat jernih dan berwarna kebiruan. Karena begitu jernihnya, pengunjung dapat dengan jelas melihat dasar telaga yang dipenuhi dengan kerikil dan bebatuan.

Walaupun terlihat dangkal, ternyata Telaga Sunyi memiliki kedalaman mencapai enam meter.  Oleh sebab itu pengunjung yang ingin terjun langsung ke telaga perlu hati-hati. Telaga Sunyi juga terdapat kolam dangkal yang berada di sebelah telaga, Air di kolam ini juga jernih sehingga pengunjung bisa dengan mudah menemui hewan air yang hidup di dalamnya.

Telaga ini juga dilengkapi dengan fasilitas umum, seperti toilet, musala dan warung makan kecil yang sebagian besar dimiliki oleh warga setempat. Saat air terjun tidak mengalir deras, warna air berubah menjadi hijau terang namun saat debit air terjun sedang deras-derasnya, warna air bisa berubah menjadi hijau gelap.

Baca Juga: Selat Muria & Asale Kota Pantura Jateng

Selain bisa dipakai untuk berenang, pengunjung juga bisa meminum langsung air di Telaga Sunyi ini. Hal ini relatif aman karena memang masih dekat dengan mata air sehingga belum tercemar polutan. Telaga yang tenang dan kucuran air terjun menjadikan suasana terasa syahdu, cocok untuk merenung. Tak heran kalau danau ini kerap jadi tempat bertapa di masa lalu.

Telaga Sunyi ini kerap dijadikan tempat pertapaan di masa lalu dan bahkan hingga sekarang masih ada yang melakukan ritual pertapaan. Karena hal itu juga, pengunjung dilarang mengucapkan kata-kata kotor saat berada di Telaga Sunyi karena nuansa mistis dan sakral yang masih kuat.

Namun terlepas dari mitos, telaga ini tetap menjadi obyek wisata yang dicari, terutama oleh para pemburu gambar atau fotografer. tenpatnya yang unik, alami dan indah menjadi potensi yang dicari untuk dijadikan materi gambar yang menarik perhatian para netizen di media sosial.

Harga tiket masuk ke telaga ni dibaderol Rp13.000 per orang. Harga ini termasuk murah untuk sejenak menghilangkan rasa penat setelah sibuk dengan urusan pekerjaan.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif