Misteri Penemuan Jasad Bayi di Selokan Tawangmangu, Orang Tuanya Diminta Serahkan Diri
Forkopimca Tawangmangu bersama sejumlah warga menyalatkan jenazah bayi lelaki yang ditemukan di selokan Kampung Beji, Kelurahan/Kecamatan Tawanangu, pada Selasa (31/3/2020). (Istimewa/Camat Tawangmangu)

Solopos.com, KARANGANYAR – Polisi masih menelusuri jejak orang tua bayi yang jasad-nya ditemukan warga di selokan di Kampung Beji RT 001/RW 008, Kelurahan/Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Senin (30/3).

Polisi menelusuri sejumlah polsek di sekitar Kecamatan Tawangmangu, seperti Matesih, Karangpandan, dan Ngargoyoso. Mereka juga memperluas pencarian ke polsek terdekat di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, yakni Plaosan.

Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, menuturkan polisi masih menyelidiki penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di selokan Tawangmangu itu.

Buya Yahya Tanggapi Lagu Hits Aisyah Istri Rasulullah, Tak Tega Baca Liriknya

"Masih, ini masih lidik soal pembuangan bayi itu. Kami koordinasi dengan bidan-bidan desa dan puskesmas di sejumlah wilayah di Karanganyar. Seperti Matesih, Karangpandan, Ngargoyoso maupun tetangga [Plaosan, Magetan, Jawa Timur]. Kami minta data orang hamil dan melahirkan dengan HPL [Hari Perkiraan Lahir] akhir Maret atau awal April," kata Is, sapaan akrabnya, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (5/4/2020).

Warga Tawangmangu menemukan jasad bayi saat membersihkan selokan. Jasad bayi dimasukkan ke dalam plastik.

Salah seorang warga hendak mengambil plastik tersebut menggunakan bambu. Saat itulah kaki bayi keluar dari celah plastik yang robek.

Round Up Corona Solo: Tinggal 7 Kelurahan Bersih dari Covid-19

Penemuan Jasad Bayi

Petugas medis saat itu memprediksi bayi belum lama dibuang dari sejak ditemukan pada Senin dan dilaporkan polisi pukul 13.30 WIB. Kondisi jasad bayi yang ditemukan di selokan Tawangmangu itu masih bagus.

Bayi lelaki itu memiliki bobot tiga kilogram dan panjang 47 sentimeter. Is menyampaikan hingga kini belum mendapatkan titik terang jejak orang tua bayi.

Sementara itu, Camat Tawangmangu, Rusdiyanto, menuturkan jasad bayi di selokan Tawangmangu itu sudah dimakamkan di pemakaman umum Kampung Beji pada Selasa (31/3/2020). Rusdiyanto juga memberikan nama pada bayi lelaki itu, yakni Bagus Safaryanto.

Risiko Tinggi, Bupati Sragen Enggan Siapkan Pos Karantina Pemudik

"Kami makamkan secara Islam. Kami pulasara hingga layak dan dimakamkan secara layak. Dugaan petugas medis, dia meninggal karena kehabisan oksigen. Saat ditemukan itu kan dia di bungkus kain dan plastik. Informasi yang saya terima, dia sudah layak lahir. Umurnya sudah pas," tutur Rusdiyanto saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Dia mengetuk hati orang tua bayi tersebut untuk mengakui perbuatan dan menyerahkan diri kepada petugas berwajib atau melalui perangkat pemerintah setempat.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho